4,4'-Diaminodiphenylamine Sulfate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik, terdiri dari dua gugus amina yang terhubung oleh rantai fenil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organik, termasuk bahan aktif farmakologis dan polimer. Fungsinya sangat luas, mulai dari reaksi substitusi hingga pembentukan senyawa heterosiklik.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memiliki potensi reaktivitas yang tinggi, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih untuk reaksi yang membutuhkan kestabilan tertentu atau reaktivitas spesifik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Banyak institusi pendidikan dan perusahaan riset menggunakan bahan ini untuk pengembangan produk farmasi, bahan kimia industri, dan penelitian material. Ketersediaan dan kualitasnya membuatnya menjadi pilihan yang populer di berbagai bidang ilmu kimia.
- Pembuatan senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas spesifik
- Sintesis bahan aktif farmakologis dalam penelitian obat
- Reaksi substitusi dan pembentukan senyawa heterosiklik
- Pengembangan polimer dan bahan kimia industri
- Penelitian material yang memerlukan struktur molekul tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 53760-27-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan tidak terkontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung sesuai protokol keselamatan laboratorium.
—
