4-Bromophenacyl Bromide (TCI D0164) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Bahan ini memiliki struktur dasar fenilasetil bromida dengan substitusi bromo pada posisi para, sehingga memberikan sifat reaktif yang tinggi. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi coupling, yang merupakan bagian penting dari proses sintesis senyawa organik.
Karena memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform, 4-Bromophenacyl Bromide mudah digunakan dalam berbagai kondisi reaksi. Sifat kimia dan struktur molekulnya membuatnya menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan baku berkelanjutan dan stabil. Bahan ini juga memiliki kestabilan kimia yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, 4-Bromophenacyl Bromide digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam universitas dan lembaga penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini menjadi bagian integral dari eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan reaktivitas tinggi dan kestabilan kimia yang baik.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa bromo aromatik
- Pengujian katalis dalam reaksi organik berkelanjutan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 99-73-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Bromophenacyl Bromide harus disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat korosif dan beracun, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan masker respirator. Wadah harus ditutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Selama penyimpanan, pastikan tidak terkena air atau bahan kimia lain yang dapat bereaksi.
- Ouyang dkk. (1999). Phospholipase A 2 inhibitors p -bromophenacyl bromide and arachidonyl trifluoromethyl ketone suppressed interleukin-2 (IL-2) expression in murine primary splenocytes. Archives of Toxicology doi:10.1007/s002040050579
- O'Donnell dkk. (1991). Inhibition of adenylate cyclase by p-bromophenacyl bromide. Biochemical Pharmacology doi:10.1016/0006-2952(91)90593-t
- Tariq (2006). Bromophenacyl bromide, a phospholipase A2inhibitor attenuates chemically induced gastroduodenal ulcers in rats. World Journal of Gastroenterology doi:10.3748/wjg.v12.i36.5798
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
