1,3-Dibromobutane adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, 1,3-Dibromobutane sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi alkilasi. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi, sehingga menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Karena memiliki dua atom brom pada posisi 1 dan 3, 1,3-Dibromobutane memiliki sifat polar dan elektronik yang memungkinkan reaktivitas tinggi. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan penguapan dalam prosedur laboratorium. Karakteristik ini menjadikannya cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kondisi tertentu, seperti reaksi dalam pelarut organik.
Di laboratorium Indonesia, 1,3-Dibromobutane digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk sintesis senyawa obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk reaksi kimia lainnya. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan teknologi dan inovasi di bidang ilmu kimia, terutama di institusi penelitian dan universitas.
- Sintesis senyawa organik sebagai bahan baku reaksi kimia kompleks
- Reaksi substitusi nukleofilik untuk pembentukan senyawa baru
- Pembuatan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan perekat
- Pengembangan senyawa obat dalam penelitian farmakologi
- Eksperimen kimia dasar untuk memahami reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 107-80-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,3-Dibromobutane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat korosif dan beracun, sehingga harus ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga kualitas bahan.
- Lin dkk. (2007). Photodebromination of dibromobutane: Possibility and evidence. Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/j.jelechem.2006.11.023
- Galvez dkk. (1994). Enantioselective synthesis of spiro[4.5]decanone with 2-(S)-methoxy-1,4-dibromobutane. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)76641-x
- GALVEZ dkk. (1994). ChemInform Abstract: Enantioselective Synthesis of Spiro(4.5)decanone with 2‐(S)‐Methoxy‐1, 4‐dibromobutane.. ChemInform doi:10.1002/chin.199435115
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

