2,3-Dibromobutane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa dengan rantai karbon yang lebih panjang. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk reaksi substitusi dan reaksi adisi, serta dalam pembuatan senyawa heterosiklik.
2,3-Dibromobutane memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memudahkan proses sintesis. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi reaksi. Karena sifat kimianya yang jelas dan konsisten, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, 2,3-Dibromobutane digunakan secara luas dalam pendidikan dan penelitian kimia. Bahan ini menjadi bagian dari kurikulum praktikum kimia di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Penggunaannya juga mendukung pengembangan teknologi dan inovasi di bidang kimia murni dan terapan.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang membutuhkan bahan baku dengan struktur rantai karbon
- Reaksi substitusi brom pada rantai karbon untuk menghasilkan senyawa dengan sifat kimia berbeda
- Pembuatan senyawa organik kompleks dalam penelitian farmakologi dan kimia murni
- Pengujian reaktivitas senyawa halogen dalam reaksi adisi dan substitusi
- Eksperimen kimia pendidikan untuk memahami mekanisme reaksi dan struktur molekul
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5408-86-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,3-Dibromobutane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia dengan tutup yang kedap udara. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa menyebabkan iritasi kulit dan mata. Pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan uap.
- Lin dkk. (2007). Photodebromination of dibromobutane: Possibility and evidence. Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/j.jelechem.2006.11.023
- Galvez dkk. (1994). Enantioselective synthesis of spiro[4.5]decanone with 2-(S)-methoxy-1,4-dibromobutane. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)76641-x
- GALVEZ dkk. (1994). ChemInform Abstract: Enantioselective Synthesis of Spiro(4.5)decanone with 2‐(S)‐Methoxy‐1, 4‐dibromobutane.. ChemInform doi:10.1002/chin.199435115
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

