Dichloramine B (DCB) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur kimia yang terdiri dari nitrogen dan klorin, sehingga memiliki sifat reaktif yang tinggi. Dalam konteks laboratorium, Dichloramine B sering digunakan sebagai reagen dalam reaksi substitusi halogen, terutama dalam pembentukan ikatan C-X (halogen). Bahan ini juga dikenal sebagai bahan bantu dalam proses pengendapan dan pengendalian ion dalam larutan.
Dichloramine B memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai substrat organik dan anorganik. Karena kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai senyawa, bahan ini sangat diminati dalam sintesis senyawa kompleks. Selain itu, bahan ini juga memiliki sifat larut dalam pelarut organik seperti etil amina dan aseton, yang memudahkan proses pencampuran dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Dichloramine B digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan analisis kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas, institusi penelitian, dan perusahaan farmasi yang memerlukan reagen dengan sifat reaktif tinggi. Karena kegunaannya yang luas, bahan ini menjadi salah satu bahan penting dalam kegiatan penelitian ilmiah di Indonesia.
- Reaksi substitusi halogen dalam sintesis senyawa organik karena kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai substrat.
- Pengendapan ion logam dalam larutan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif.
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis obat dan bahan kimia industri.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa halogen dalam berbagai kondisi kimia.
- Penggunaan dalam proses pengendalian kualitas air dan lingkungan melalui reaksi kimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 473-29-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > C-X(Halogen) Bond Formation [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
Dichloramine B harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan stabilitas bahan dan mencegah reaksi tidak diinginkan. Di laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di ruangan khusus yang terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Yiin dkk. (1990). Non-metal redox kinetics: reactions of trichloramine with ammonia and with dichloramine. Inorganic Chemistry doi:10.1021/ic00336a020
- Wu dkk. (2024). Dichloramine Hydrolysis in Membrane Desalination Permeate: Mechanistic Insights and Implications for Oxidative Capacity in Potable Reuse Applications. Environmental Science & Technology doi:10.1021/acs.est.4c04547
- Sato dkk. (2026). Cathodic Aziridination Using Dichloramine-T as a Nitrogen Source. Organic Letters doi:10.1021/acs.orglett.6c02419
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
