Dichloramine T (DCAT), dengan nomor CAS 473-34-7, adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia sintetik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaktivitas tinggi terutama dalam lingkungan oksidatif. Dalam laboratorium, DCAT sering digunakan sebagai agen oksidator atau sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia tertentu yang memerlukan kondisi reaksi yang ketat. Bahan ini juga digunakan dalam proses analisis kimia untuk mengubah senyawa tertentu menjadi bentuk yang lebih mudah dianalisis.
Dichloramine T memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif ketika terpapar panas atau bahan kimia lain yang bersifat reduktif. Karena sifat ini, DCAT dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan reaksi kimia yang spesifik dan terkendali. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam penggunaannya dalam berbagai jenis reaksi.
Di laboratorium Indonesia, DCAT digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam studi tentang reaksi oksidasi dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengujian kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi senyawa tertentu. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, DCAT menjadi pilihan utama untuk berbagai penelitian ilmiah di Indonesia.
- Dalam reaksi oksidasi untuk mengubah senyawa aromatik menjadi produk lebih sederhana.
- Sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan kondisi reaksi spesifik.
- Digunakan dalam proses analisis kimia untuk mengubah senyawa menjadi bentuk yang lebih mudah dianalisis.
- Bahan yang digunakan untuk menghasilkan senyawa intermediet dalam sintesis senyawa kompleks.
- Cocok untuk aplikasi dalam penelitian kimia organik yang membutuhkan reaktivitas tinggi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 473-34-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Oxidation [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas. |
Dichloramine T harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan bahan kimia yang bersifat reduktif. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau logam. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kebocoran atau kontaminasi.
- Sato dkk. (2026). Cathodic Aziridination Using Dichloramine-T as a Nitrogen Source. Organic Letters doi:10.1021/acs.orglett.6c02419
- Liu dkk. (1993). Polyaniline-dispersed mercury electrode for the detection of monochloramine and dichloramine. Analytica Chimica Acta doi:10.1016/0003-2670(93)80113-y
- YIIN dkk. (1990). ChemInform Abstract: Non‐Metal Redox Kinetics: Reactions of Trichloramine with Ammonia and with Dichloramine.. ChemInform doi:10.1002/chin.199035025
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
