2,6-Dichloro-1,4-benzoquinone dari TCI adalah turunan p-benzokuinon dengan dua atom klor pada posisi 2 dan 6. Kuinon merupakan kelas senyawa yang dikenal sebagai penerima elektron dan oksidator. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai building block dalam sintesis organik, sebagai dienofil dalam reaksi Diels-Alder, dan sebagai oksidator ringan. Senyawa ini juga mendapat perhatian dalam kajian lingkungan, karena halobenzokuinon diketahui dapat terbentuk sebagai produk samping desinfeksi air minum yang menggunakan klor.
Peneliti memilih senyawa ini karena cincin kuinon yang miskin elektron menjadi lebih elektrofilik dengan adanya atom klor. Akibatnya, senyawa ini reaktif terhadap nukleofil seperti amina dan tiol, dan sifatnya sebagai penerima elektron juga lebih kuat. Pola substitusi 2,6 membiarkan dua posisi vinil lain tetap terbuka untuk reaksi adisi atau substitusi, sehingga peneliti punya keleluasaan dalam merancang turunan baru. Sifat redoksnya juga menarik untuk dipelajari dengan voltametri dan teknik elektrokimia lain.
Di Indonesia, senyawa ini relevan bagi laboratorium kimia organik sintetik, kelompok riset elektrokimia dan material redoks, serta laboratorium kimia lingkungan dan kesehatan masyarakat yang meneliti produk samping desinfeksi air. Kemasan 1g dan 5g sesuai dengan kebutuhan yang biasanya kecil, baik sebagai reagen khusus maupun sebagai standar analitik.
Produk TCI terkait
- TCI D0343 615-93-0 2,5-Dichloro-1,4-benzoquinone
- 2-tert-Butyl-1,4-benzoquinone, CAS 3602-55-9, TCI B1984
- Tetrahydroxy-1,4-benzoquinone Hydrate, CAS 123334-16-7, TCI T1090
- Tetramethyl-1,4-benzoquinone, CAS 527-17-3, TCI T0672
- Tetrahydroxy-1,4-benzoquinone Disodium Salt, CAS 1887-02-1, TCI T0122
- 2-Phenyl-1,4-benzoquinone, CAS 363-03-1, TCI P2674
- Reaksi Diels-Alder: ikatan rangkap kuinon yang miskin elektron menjadikan senyawa ini dienofil reaktif untuk membangun kerangka bisiklik dan polisiklik dalam sintesis organik.
- Oksidator dan penerima elektron: senyawa ini dapat dipakai sebagai oksidator ringan untuk dehidrogenasi atau sebagai komponen kompleks transfer muatan dalam studi material organik.
- Standar analitik produk samping desinfeksi: halobenzokuinon dipantau dalam air minum terklorinasi, sehingga senyawa ini berguna untuk kalibrasi metode LC-MS di laboratorium lingkungan.
- Adisi nukleofilik dengan amina dan tiol: cincin kuinon elektrofilik bereaksi dengan nukleofil, berguna untuk membuat aminokuinon atau mempelajari reaktivitas kuinon terhadap biomolekul.
- Studi elektrokimia redoks: pasangan kuinon dan hidrokuinon terklorinasi cocok untuk kajian voltametri siklik serta pengembangan material penyimpan muatan organik dalam riset baterai.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 697-91-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | umumnya berupa padatan berwarna; lihat sertifikat analisis untuk keterangan pasti |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, kering, gelap, jauh dari reduktor |
Simpan 2,6-Dichloro-1,4-benzoquinone dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap. Bila disarankan oleh label, simpan di lemari pendingin. Karena bersifat oksidator dan elektrofil, jauhkan dari reduktor, amina, basa kuat, dan bahan mudah terbakar. Kuinon dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran napas, serta dapat menimbulkan sensitisasi, jadi gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, lalu tangani di lemari asam. Hindari pembentukan debu. Baca SDS TCI dan buang limbah sebagai limbah organik terhalogenasi.
—








