TCI T0122 Tetrahydroxy-1,4-benzoquinone Disodium Salt adalah garam natrium dari tetrahidroksi-1,4-benzokuinon. Senyawa ini memiliki cincin kuinon dengan empat gugus oksigen fungsional di sekelilingnya. Di laboratorium, senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik yang aktif secara redoks dan mampu bertindak sebagai ligan penghubung bagi ion logam. Karena itu, bahan ini menarik untuk sintesis kimia koordinasi, riset material fungsional, dan kajian elektrokimia senyawa organik yang dapat menyimpan dan melepaskan elektron.
Senyawa ini dipilih terutama karena sistem kuinon-enolatnya dapat mengalami reaksi redoks bertahap yang reversibel. Sifat ini penting untuk riset material elektroda organik. Gugus oksigennya tersusun simetris, sehingga dapat menjembatani dua pusat logam dan membentuk polimer koordinasi atau kerangka logam-organik berdimensi tinggi. Dalam bentuk garam natrium, senyawa ini lebih mudah ditangani dan dilarutkan dalam media berair dibandingkan bentuk asamnya. Umumnya senyawa ini berupa padatan berwarna gelap yang peka terhadap oksidasi udara dan kelembapan.
Di Indonesia, minat terhadap riset penyimpanan energi terus tumbuh, termasuk pengembangan baterai ion natrium dan elektroda berbasis molekul organik. Dalam konteks ini, senyawa ini relevan bagi laboratorium kimia material dan elektrokimia di perguruan tinggi maupun lembaga riset. Bahan ini juga berguna bagi kelompok riset kimia anorganik yang mempelajari polimer koordinasi dan material konduktif. Pilihan kemasan 1g dan 25g mendukung tahap eksplorasi hingga optimasi sintesis.
Produk TCI terkait
- Tetrahydroxy-1,4-benzoquinone Hydrate, CAS 123334-16-7, TCI T1090
- 2-tert-Butyl-1,4-benzoquinone, CAS 3602-55-9, TCI B1984
- Tetramethyl-1,4-benzoquinone, CAS 527-17-3, TCI T0672
- 2-Phenyl-1,4-benzoquinone, CAS 363-03-1, TCI P2674
- 2,6-Dimethoxy-1,4-benzoquinone, CAS 530-55-2, TCI D2706
- 3,5-Di-tert-butyl-1,2-benzoquinone, CAS 3383-21-9, TCI D2430
- Riset elektroda organik: sistem kuinon yang aktif secara redoks menjadikan senyawa ini kandidat model untuk kajian material elektroda baterai berbasis molekul organik, termasuk sistem natrium.
- Sintesis polimer koordinasi dan MOF: gugus oksigen yang tersusun simetris dapat menjembatani ion logam, sehingga cocok sebagai ligan penghubung untuk membangun kerangka berpori atau konduktif.
- Studi elektrokimia dasar: perilaku redoks bertahapnya bisa dipelajari dengan voltametri siklik untuk memahami mekanisme transfer elektron dan proton pada senyawa kuinon.
- Prekursor sintesis organik: cincin kuinon berfungsi tinggi ini dapat dimodifikasi lebih lanjut menjadi turunan benzokuinon atau senyawa aromatik polioksigen untuk riset lanjutan.
- Kajian kimia kompleks logam: kemampuannya mengikat berbagai ion logam transisi menjadikannya bahan studi pembentukan kompleks dan sifat magnetik atau optiknya.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1887-02-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 25g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk) berwarna gelap |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, kering, dan sebaiknya terlindung dari udara serta cahaya |
Simpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya. Senyawa redoks aktif seperti ini dapat berubah karena paparan udara dan kelembapan, jadi untuk riset elektrokimia yang sensitif, simpan dan tangani dalam desikator atau di bawah gas inert. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pengaman, lalu timbang di area berventilasi agar debu tidak terhirup. Hindari kontak dengan oksidator kuat dan asam kuat. Buang sisa bahan sesuai prosedur limbah kimia laboratorium.
—








