1,5-Dichloropentane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik yang sering dipakai untuk sintesis senyawa organik kompleks. Dalam laboratorium, 1,5-Dichloropentane berperan sebagai bahan baku yang bisa diubah melalui reaksi substitusi atau eliminasi untuk menghasilkan senyawa-senyawa lain yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, 1,5-Dichloropentane mudah bereaksi dengan berbagai reagen dan kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki sifat polar dan daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan dietil eter. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal dalam reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu.
Di laboratorium Indonesia, 1,5-Dichloropentane sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai aplikasi industri lokal yang berkaitan dengan pengembangan bahan kimia baru, termasuk dalam bidang farmasi dan material.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang membutuhkan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi halogen pada rantai karbon untuk menghasilkan senyawa baru
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi obat-obatan
- Pengujian sifat kimia senyawa halogenasi dalam studi reaktivitas
- Penelitian tentang reaksi eliminasi dalam kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 628-76-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
1,5-Dichloropentane harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat volatil, sehingga wadah harus rapat dan ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Dalam laboratorium, penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Mina-Camilde dkk. (1998). FT-IR spectroscopy in liquid xenon solution, ab initio calculations, normal coordinate analysis, and vibrational assignments of meso-2,4-dichloropentane and racemic-2,4-dichloropentane. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy doi:10.1016/s1386-1425(97)00255-2
- Mamedov dkk. (1995). Reaction of 3,3-dichloropentane-2,4-dione with aromatic aldehydes under the conditions of Darzens reaction. Russian Chemical Bulletin doi:10.1007/bf00700897
- MAMEDOV dkk. (1995). ChemInform Abstract: Interaction of 3,3‐Dichloropentane‐2,4‐dione with Aromatic Aldehydes under the Conditions of Darzens Reaction.. ChemInform doi:10.1002/chin.199550046
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


