Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 57-97-6

7,12-Dimethylbenz[a]anthracene, CAS 57-97-6, TCI D0677

7,12-Dimethylbenz[a]anthracene, CAS 57-97-6, TCI D0677

Identitas Kimia

No. CAS
57-97-6
PubChem
CID 6001·SID 87567317
Rumus molekul
C20H16
Berat molekul
256.35 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
7,12-dimethylbenzo[a]anthracene
SMILES
CC1=C2C=CC3=CC=CC=C3C2=C(C4=CC=CC=C14)C
InChIKey
ARSRBNBHOADGJU-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00003600
Harga reguler Rp 4.001.550,00
Harga reguler Rp 2.798.250,00 Harga obral Rp 4.001.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Lihat contoh CoA (contoh format — nilai aktual sesuai lot pengiriman)

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D0677 7,12-Dimethylbenz[a]anthracene, yang sering disingkat DMBA, adalah hidrokarbon aromatik polisiklik dengan kerangka benz[a]antrasena dan dua gugus metil pada posisi 7 dan 12. Senyawa ini sangat dikenal dalam penelitian biomedis sebagai karsinogen kimia yang poten. Karena itu ia banyak digunakan untuk memicu pembentukan tumor pada hewan percobaan secara terkontrol. Di laboratorium, DMBA berperan sebagai alat riset yang penting untuk memahami proses terjadinya kanker dan menguji senyawa yang berpotensi mencegahnya.

DMBA dipilih karena kemampuannya menginduksi tumor secara relatif konsisten pada model hewan tertentu. Contohnya adalah model karsinogenesis kulit dua tahap pada mencit yang menggabungkan DMBA sebagai inisiator dengan promotor tumor, serta model tumor kelenjar mamae pada tikus. Di dalam tubuh, senyawa ini perlu aktivasi metabolik oleh enzim sitokrom P450 menjadi metabolit reaktif yang dapat merusak DNA. Sifat ini menjadikannya model yang bernilai untuk mempelajari metabolisme xenobiotik dan kerusakan genetik.

Di Indonesia, DMBA banyak dimanfaatkan oleh laboratorium farmakologi, farmasi, dan kedokteran yang meneliti aktivitas antikanker dan kemopreventif bahan alam, misalnya ekstrak tanaman obat tradisional. Dengan model hewan terinduksi DMBA, peneliti dapat menilai apakah suatu ekstrak mampu menghambat pembentukan atau pertumbuhan tumor. Kemasan 1g dan 5g sesuai dengan kebutuhan riset yang memakai dosis kecil. Pemakaiannya harus mengikuti persetujuan etik penelitian hewan dan prosedur keselamatan yang ketat.

Brosur TCI (PDF)

  • Model karsinogenesis kulit dua tahap: DMBA dipakai sebagai inisiator tumor pada mencit, lalu dikombinasikan dengan promotor untuk mempelajari tahap inisiasi dan promosi kanker kulit.
  • Induksi tumor kelenjar mamae pada tikus: senyawa ini menghasilkan model kanker payudara eksperimental yang banyak digunakan untuk menguji aktivitas antikanker dan kemopreventif suatu bahan.
  • Uji aktivitas kemopreventif ekstrak bahan alam: model terinduksi DMBA memungkinkan peneliti menilai kemampuan ekstrak tanaman obat dalam menghambat pembentukan, jumlah, atau ukuran tumor.
  • Studi metabolisme dan aktivasi xenobiotik: DMBA memerlukan aktivasi enzim sitokrom P450, sehingga berguna untuk mempelajari jalur metabolisme hidrokarbon aromatik polisiklik dan pembentukan adduct DNA.
  • Penelitian genotoksisitas dan kerusakan DNA: sebagai karsinogen poten, DMBA dapat dipakai sebagai kontrol positif dalam pengujian mutagenisitas atau kerusakan materi genetik pada sistem uji in vitro.

Merek TCI (kode produk D0677)
Nomor CAS 57-97-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik padatan kristal berwarna kekuningan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di area penyimpanan bahan karsinogen yang terkunci

DMBA adalah karsinogen kuat dan harus diperlakukan dengan tingkat kehati-hatian tertinggi. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di tempat sejuk dan kering, dalam lemari terkunci khusus bahan karsinogen dengan akses terbatas. Semua penimbangan dan pelarutan dilakukan di lemari asam atau kabinet keselamatan, memakai sarung tangan ganda, jas laboratorium, dan kacamata pelindung. Dekontaminasi permukaan kerja setelah dipakai, dan kelola limbah serta bangkai hewan percobaan sebagai limbah berbahaya.

—