TCI D0723 1,3-Diphenylguanidine, sering disingkat DPG, adalah turunan guanidina dengan dua gugus fenil pada atom nitrogen. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik dan sangat dikenal di industri karet sebagai akselerator vulkanisasi, terutama sebagai akselerator sekunder bersama golongan tiazol atau sulfenamida. Di laboratorium, DPG juga dipakai sebagai basa organik, standar primer dalam titrasi asam, dan bahan awal sintesis turunan guanidina.
Gugus guanidina bersifat basa kuat karena muatan positif pada bentuk terprotonasinya terdelokalisasi di atas tiga atom nitrogen. Pada DPG, dua gugus fenil menurunkan kebasaan dibanding guanidina sederhana, tetapi senyawa ini tetap cukup basa untuk menetralkan asam dengan jelas. Bentuknya padat, stabil, dan bisa ditimbang dengan akurat, sehingga cocok sebagai bahan standarisasi larutan asam. Dalam vulkanisasi, kebasaannya membantu mengaktifkan sistem akselerator sulfur.
Di Indonesia, yang termasuk produsen karet alam terbesar di dunia, DPG sangat relevan bagi laboratorium riset karet, laboratorium pengendalian mutu pabrik ban dan barang jadi karet, serta program studi teknik kimia dan polimer. Varian 25 gram cocok untuk riset formulasi skala laboratorium dan keperluan analitik, sedangkan varian 500 gram sesuai untuk laboratorium yang rutin membuat kompon uji dalam jumlah banyak.
Produk TCI terkait
- Akselerator vulkanisasi karet: DPG dipakai sebagai akselerator sekunder dalam formulasi kompon karet uji untuk mempelajari kecepatan pematangan dan sifat mekanik vulkanisat.
- Standar primer titrasi asam: bentuknya padat, stabil, dan bersifat basa, sehingga dapat ditimbang akurat untuk menstandarkan larutan asam di laboratorium analitik.
- Sintesis turunan guanidina: senyawa ini menjadi titik awal untuk membuat turunan guanidina tersubstitusi yang dikaji dalam kimia medisinal dan kimia koordinasi.
- Basa organik dalam reaksi: kebasaannya yang moderat dapat dimanfaatkan sebagai basa atau katalis basa pada reaksi organik tertentu yang tidak cocok memakai basa anorganik.
- Analisis aditif karet: dapat dipakai sebagai senyawa pembanding untuk mengidentifikasi dan mengukur sisa akselerator dalam produk karet dengan metode kromatografi.
| Merek | TCI (kode produk D0723) |
|---|---|
| Nomor CAS | 102-06-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan (lihat CoA/SDS dari TCI untuk detail) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering |
Simpan DPG dalam wadah asli tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari asam kuat dan oksidator. Bila dipakai sebagai standar primer, keringkan dan simpan bahan sesuai prosedur standarisasi laboratorium, misalnya di dalam desikator. Senyawa ini berbahaya bila tertelan dan dapat mengiritasi, jadi gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan masker debu saat menimbang dalam jumlah besar. Kumpulkan sisa bahan sebagai limbah kimia. Baca SDS sebelum memakainya.
- Dvořák dkk. (2014). Removal of aniline, cyanides and diphenylguanidine from industrial wastewater using a full-scale moving bed biofilm reactor. Process Biochemistry doi:10.1016/j.procbio.2013.10.011
- Bruze dkk. (1994). Occupational allergic contact dermatitis from diphenylguanidine in a gas mask. Contact Dermatitis doi:10.1111/j.1600-0536.1994.tb01941.x
- Golounin (2013). Condensation of diphenylguanidine and hexamethylenediamine. Russian Journal of Applied Chemistry doi:10.1134/s107042721310025x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








