Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 32514-47-9

1,3-Diphenylguanidine Sulfate, CAS 32514-47-9, TCI D1348

1,3-Diphenylguanidine Sulfate, CAS 32514-47-9, TCI D1348

Identitas Kimia

No. CAS
32514-47-9
PubChem
CID 44630241·SID 87567866
Rumus molekul
C26H26N6.H2SO4
Berat molekul
520.61 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
bis(1,2-diphenylguanidine);sulfuric acid
SMILES
C1=CC=C(C=C1)NC(=NC2=CC=CC=C2)N.C1=CC=C(C=C1)NC(=NC2=CC=CC=C2)N.OS(=O)(=O)O
InChIKey
NVHDSDBOGGXRJV-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00060241
Harga reguler Rp 1.881.600,00
Harga reguler Rp 1.331.400,00 Harga obral Rp 1.881.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1,3-Diphenylguanidine Sulfate adalah garam sulfat dari 1,3-difenilguanidina (DPG), senyawa guanidina dengan dua cincin fenil pada atom nitrogen. DPG dikenal luas di industri karet sebagai akselerator vulkanisasi, dan dalam kimia analitik basa bebasnya pernah dipakai sebagai standar untuk titrasi asam. Bentuk garam sulfat yang disediakan TCI ini memberi alternatif padatan yang praktis bagi laboratorium yang memerlukan sumber kation difenilguanidinium untuk sintesis, analisis, atau riset formulasi.

Gugus guanidina merupakan salah satu basa organik netral yang kuat, karena muatan positif pada bentuk terprotonasinya terdelokalisasi di tiga atom nitrogen. Sifat ini membuat garam guanidinium stabil dan mudah ditangani. Dengan dua cincin fenil, DPG memiliki karakter yang lebih lipofilik dibandingkan guanidina sederhana, sehingga perilakunya dalam matriks polimer maupun pelarut organik berbeda. Garam sulfat ini dapat dinetralkan dengan basa untuk membebaskan DPG ketika bentuk basa bebas dibutuhkan.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium riset dan pengendalian mutu di industri karet dan ban, laboratorium teknologi polimer di perguruan tinggi, serta kelompok sintesis yang mengeksplorasi kimia guanidina. Indonesia sebagai salah satu produsen karet alam utama memiliki banyak kegiatan riset formulasi kompon karet. Kemasan 25 g cocok untuk uji pendahuluan, sedangkan kemasan 500 g mendukung serangkaian formulasi dan pengujian berulang.

  • Riset vulkanisasi karet: DPG adalah akselerator sekunder yang dikenal luas sehingga garam ini berguna dalam studi formulasi kompon dan mekanisme vulkanisasi karet alam maupun sintetis.
  • Sumber difenilguanidina untuk sintesis: penetralan garam sulfat dengan basa membebaskan DPG yang dapat dipakai sebagai basa organik atau sebagai bahan awal turunan guanidina.
  • Kimia analitik dan pembentukan garam: kation difenilguanidinium dapat membentuk garam dengan berbagai anion sehingga bermanfaat dalam studi pengendapan, kristalisasi, dan metode analisis.
  • Senyawa pembanding analisis aditif karet: berguna sebagai standar saat mengidentifikasi dan mengukur residu akselerator DPG dalam produk karet menggunakan kromatografi cair.
  • Studi kimia guanidinium: delokalisasi muatan pada kation guanidinium bersubstituen aril menjadikannya model untuk mempelajari ikatan hidrogen, kebasaan, dan pengenalan anion.

Merek TCI (kode produk D1348)
Nomor CAS 32514-47-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g, 500 g
Bentuk fisik padatan (serbuk/kristal)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat kering dan sejuk, jauh dari oksidator dan basa kuat

Simpan 1,3-Diphenylguanidine Sulfate dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat kering, sejuk, dan berventilasi baik, terpisah dari oksidator kuat dan basa kuat. Senyawa difenilguanidina dapat berbahaya bila tertelan dan dapat mengiritasi atau menimbulkan sensitisasi pada kulit dan mata. Karena itu, gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan masker debu saat menimbang. Kerjakan di area berventilasi atau lemari asam untuk menghindari debu terhirup. Cuci tangan setelah bekerja dan rujuk SDS dari TCI untuk informasi bahaya lengkap.

—