2,6-Di-tert-butylphenol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam kategori bahan pembangun kimia, khususnya dalam kelompok non-heterosiklik. Sebagai bahan dasar, 2,6-Di-tert-butylphenol memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, sehingga menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa organik.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil, dengan struktur fenol yang memberikan reaktivitas tertentu. Karena memiliki rantai tert-butyl di kedua posisi 2 dan 6, senyawa ini memiliki kestabilan terhadap oksidasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang baik dalam lingkungan laboratorium yang membutuhkan kestabilan dan kontrol reaksi.
Di laboratorium Indonesia, 2,6-Di-tert-butylphenol digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengembangan produk kimia industri, seperti pelarut atau bahan bantu dalam formulasi produk. Karena kestabilannya, bahan ini menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian dan industri kimia.
- Dalam sintesis senyawa organik, bahan ini digunakan sebagai bahan baku untuk membangun struktur molekul kompleks.
- Bahan ini cocok untuk reaksi substitusi pada posisi fenol karena sifat reaktivitasnya yang terkendali.
- Dalam penelitian polimer, 2,6-Di-tert-butylphenol sering digunakan sebagai bahan pengisi atau pengatur sifat termal.
- Bahan ini digunakan dalam pengembangan bahan pelindung kimia untuk aplikasi industri karena kestabilannya.
- Dalam laboratorium kimia analitik, bahan ini digunakan sebagai standar untuk kalibrasi alat analisis kimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 128-39-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Yadav dkk. (2006). Selective Claisen rearrangement of allyl-2,4-di-tert-butylphenyl ether to 6-allyl-2,4-di-tert-butylphenol catalysed by heteropolyacid supported on hexagonal mesoporous silica. Journal of Molecular Catalysis A: Chemical doi:10.1016/j.molcata.2005.08.003
- Omura (1992). Reinvestigation of the reaction of 2,6-di-tert-butylbenzoquinone methide and 2,6-di-tert-butylphenol. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo00027a053
- Wang dkk. (1991). Phase transfer catalyzed polymerization of 4-bromo-2,6-dimethylphenol in the presence of a terminating comonomer phenol: 2,4,6-tri-tert-butylphenol or 4-bromo-2,6-di-tert-butylphenol. Polymer Bulletin doi:10.1007/bf00338896
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
