7,8-Dimethylalloxazine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang kimia dan biokimia. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan pewarna atau bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu. Dalam penelitian, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa kompleks atau sebagai komponen dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tertentu.
Karakteristik utama dari 7,8-Dimethylalloxazine adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaktivitas yang cukup baik, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang memerlukan reaksi kimia spesifik. Dengan sifat tersebut, senyawa ini menjadi pilihan yang baik dalam penelitian yang memerlukan bahan bantu kimia yang dapat diandalkan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia dan biokimia. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan kimia dengan sifat tertentu. Dengan ketersediaan dan keandalan produk ini, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk kebutuhan penelitian di Indonesia.
- Penelitian biokimia untuk sintesis senyawa kompleks
- Eksperimen kimia untuk reaksi substitusi aromatik
- Pengembangan metode analisis kimia untuk deteksi senyawa tertentu
- Penelitian farmakologi untuk studi interaksi molekuler
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1086-80-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) > Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
7,8-Dimethylalloxazine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laboratorium.
- Heilmann dkk. (1996). Structure, EPR and UV–VIS and IR spectroelectrochemistry of reversibly reducible compounds [(C 5 Me 5 )IrCl(L)](PF 6 ), L = 1,3-dimethyllumazine or 1,3-dimethylalloxazine. J. Chem. Soc., Faraday Trans. doi:10.1039/ft9969204233
- Hornung dkk. (2000). Metal vs Ligand Reduction in Complexes of 1,3-Dimethylalloxazine (DMA) with Copper(I), Ruthenium(II), and Tungsten(VI). Crystal Structures of (DMA)WO2Cl2 and (Bis(1-methylimidazol-2-yl)ketone)WO2Cl2. Inorganic Chemistry doi:10.1021/ic0001816
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
