3,5-Dimethoxybenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks lainnya, seperti derivat fenol, asam aromatik, dan senyawa bioaktif. Dalam konteks penelitian, senyawa ini berperan sebagai bahan pembentuk struktur yang penting dalam sintesis senyawa dengan aktivitas farmakologis atau biokimia.
Salah satu karakteristik utama dari 3,5-Dimethoxybenzoic Acid adalah kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Sifat ini memudahkan proses pencairan dan penggunaannya dalam reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas kimia yang cukup baik dalam kondisi normal, sehingga memperpanjang masa simpan dan meminimalkan risiko degradasi selama penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, 3,5-Dimethoxybenzoic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, farmasi, dan biokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya, keandalan sifat kimia, dan kecocokan untuk berbagai jenis reaksi sintesis. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri.
- Sintesis senyawa bioaktif untuk pengembangan obat
- Pembuatan derivat fenol yang digunakan dalam analisis kimia
- Reaksi esterifikasi untuk produksi senyawa aromatik
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi
- Pengujian struktur molekuler dalam analisis spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1132-21-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,5-Dimethoxybenzoic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung. Tempat penyimpanan ideal adalah di ruang laboratorium yang sejuk dan kering, dengan suhu tidak lebih dari 25°C. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Selama penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Semjonova dkk. (2022). Controlling the Polymorphic Outcome of 2,6-Dimethoxybenzoic Acid Crystallization Using Additives. Crystals doi:10.3390/cryst12081161
- Shen dkk. (2017). Lanthanide Complexes with 2,3-Dimethoxybenzoic Acid and Terpyridine: Crystal Structures, Thermal Properties, and Antibacterial Activities. Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie doi:10.1002/zaac.201700057
- Wang dkk. (2009). Solubility of 3,5-Dimethoxybenzoic Acid, 4-Cyanobenzoic Acid, 4-Acetoxybenzoic Acid, 3,5-Diaminobenzoic Acid, and 2,4-Dichlorobenzoic Acid in Ethanol. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je900190n
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
