3,5-Dimethoxybenzyl Alcohol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa aromatik dan heterosiklik. Sebagai salah satu komponen utama dalam proses pembuatan obat, bahan ini memiliki peran penting dalam penelitian farmakologi dan sintesis organik. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai bidang ilmu kimia.
Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus hidroksil dan gugus metoksil yang memberikan sifat polar dan reaktivitas tinggi. Struktur ini memungkinkan senyawa ini berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi, oksidasi, dan reduksi. Sifat kimianya yang konsisten dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai reaktan menjadikannya sebagai bahan yang sangat diminati dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 3,5-Dimethoxybenzyl Alcohol digunakan secara luas dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan biokimia. Bahan ini sangat relevan dalam studi tentang sintesis senyawa aktif biologis, serta dalam pengembangan produk kimia baru. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, bahan ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di banyak institusi penelitian dan industri di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan obat baru melalui reaksi kimia kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi bahan kimia
- Uji keterlarutan dan sifat fisika senyawa kimia dalam berbagai pelarut
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 705-76-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3,5-Dimethoxybenzyl Alcohol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan terlindungi dari cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat polar dan dapat menyerap kelembapan, sehingga wadah penyimpanannya harus kedap udara. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati untuk memastikan keselamatan di lingkungan laboratorium.
- Tung dkk. (1992). Selective dehydrogenation (oxidation) of 3,4‐dimethoxybenzyl alcohol by a non‐heme iron lignin‐peroxidase reaction mimic. FEBS Letters doi:10.1016/0014-5793(92)81390-8
- Hampton dkk. (1996). Oxidation of 3,4-dimethoxybenzyl alcohol in water catalyzed by iron tetrasulfophthalocyanine. Journal of Molecular Catalysis A: Chemical doi:10.1016/s1381-1169(96)00162-8
- Polman dkk. (1994). Bioconversion of coal, lignin, and dimethoxybenzyl alcohol byPenicillium citrinum. Journal of Industrial Microbiology doi:10.1007/bf01569731
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
