Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 7268-35-1

meso-1,4-Dichloro-2,3-butanediol TCI D3409

meso-1,4-Dichloro-2,3-butanediol TCI D3409

Identitas Kimia

No. CAS
7268-35-1
PubChem
CID 102809·SID 87558643
Rumus molekul
C4H8Cl2O2
Berat molekul
159.01 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,4-dichlorobutane-2,3-diol
SMILES
C(C(C(CCl)O)O)Cl
InChIKey
SAUBRJOIKMVSRU-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.538.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.538.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3409 meso-1,4-Dichloro-2,3-butanediol adalah senyawa berkerangka empat karbon yang membawa dua atom klor pada ujung rantai dan dua gugus hidroksil pada karbon tengah, dengan konfigurasi meso sehingga molekulnya memiliki bidang simetri internal. Sebagai building block, senyawa ini menyediakan empat titik fungsi sekaligus dalam kerangka kecil, menjadikannya bahan awal yang efisien untuk membangun cincin beranggota tiga hingga tujuh maupun rantai berfungsi ganda pada sintesis organik terarah.

Karakteristik utamanya adalah stereokimia yang terdefinisi dan kemampuannya diubah menjadi bis-epoksida. Perlakuan dengan basa mendorong gugus hidroksil menyerang karbon pembawa klor secara intramolekul, menghasilkan diepoksida dengan konfigurasi yang dapat diperkirakan dari bahan awalnya. Konfigurasi meso memastikan kedua sisi molekul setara sehingga hasil reaksi lebih seragam dan lebih mudah dimurnikan dibandingkan campuran diastereomer. Kedua gugus hidroksil juga dapat diproteksi sebagai asetonida atau eter, membuka jalur substitusi selektif pada ujung klorida saja. Bentuk padat pada suhu ruang memudahkan penimbangan akurat pada skala milimol.

Laboratorium riset di Indonesia menggunakan bahan ini pada sintesis asimetris, pembuatan ligan kiral, dan penelitian senyawa bioaktif yang memerlukan kerangka diol terdefinisi. Kemasan 1 g memang kecil, namun sesuai dengan pola pemakaian bahan kiral yang biasanya hanya beberapa puluh hingga ratusan miligram per percobaan, sehingga bahan tetap segar dan tidak lama tersimpan. Ukuran ini juga memudahkan laboratorium mencoba rute baru tanpa komitmen bahan dalam jumlah besar.

  • Sintesis bis-epoksida terdefinisi, karena perlakuan basa memicu penutupan cincin intramolekul dari hidroksil ke karbon berklorida menghasilkan diepoksida dengan stereokimia terkendali.
  • Pembuatan ligan kiral dan auksiliari, sebab kerangka diol simetris menyediakan dua titik penambat yang setara di sekitar pusat koordinasi logam.
  • Sintesis heterosiklik beranggota lima dan enam, mengingat reaksi dengan nukleofil bifungsional seperti diamina atau ditiol menutup cincin melalui substitusi ganda.
  • Pengembangan intermediat senyawa bioaktif, karena kerangka empat karbon berdiol banyak dijumpai pada fragmen gula, aminoalkohol, dan analog nukleosida.
  • Fungsionalisasi selektif melalui proteksi diol, sebab hidroksil dapat ditutup sebagai asetonida sehingga substitusi hanya berlangsung pada kedua ujung klorida.

Merek TCI (kode produk D3409)
Nomor CAS 7268-35-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat karena kondisi basa dapat memicu pembentukan epoksida secara tidak sengaja selama penyimpanan. Hindari pula kontak dengan oksidator kuat dan sumber panas. Karena kemasan hanya 1 g, gunakan spatula bersih dan kering serta timbang langsung ke dalam labu reaksi untuk menekan kehilangan bahan. Kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di lemari asam. Buang sisa bahan dan cucian sebagai limbah organik terhalogenasi sesuai prosedur laboratorium yang berlaku.

—