TCI D3423 DL-1,4-Dichloro-2,3-butanediol adalah bahan kimia sintesis berantai empat karbon yang membawa dua gugus hidroksil pada posisi 2 dan 3 serta dua atom klor pada kedua ujung rantainya. Bentuk DL menandakan bahan tersedia sebagai campuran rasemik. Peranannya di laboratorium adalah menyediakan kerangka bifungsional simetris yang sangat luwes: dua atom klor bertindak sebagai gugus lepas untuk reaksi substitusi, sementara pasangan hidroksil di tengah rantai dapat dilindungi, dioksidasi, atau dimanfaatkan untuk membentuk cincin sehingga satu bahan dapat mengarah ke berbagai jenis produk berbeda.
Karakteristik yang menjadikan bahan ini dipilih adalah pola simetrinya serta kedekatan letak gugus fungsi yang memudahkan reaksi penutupan cincin. Perlakuan dengan basa memungkinkan pembentukan cincin epoksida atau eter siklik, sedangkan pasangan diol vicinal dapat diubah menjadi asetal, ketal siklik, maupun sulfat siklik untuk mengatur reaktivitas selanjutnya. Dua atom klor primer relatif mudah digantikan oleh nukleofil oksigen, nitrogen, maupun sulfur, sehingga rantai dapat diperpanjang pada kedua ujung secara serentak atau bertahap. Molekulnya juga menyediakan dua pusat stereogenik yang berguna dalam kajian stereokimia.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering dijumpai pada riset sintesis organik di perguruan tinggi, kajian bahan antara heterosiklik, serta penelitian polimer dan bahan pengikat silang skala laboratorium. Kemasan 5 g dan 25 g cocok untuk pekerjaan eksplorasi rute reaksi dan optimasi kondisi yang menuntut beberapa kali pengulangan percobaan. Pilihan kemasan kecil juga membantu laboratorium menjaga bahan tetap kering, sebuah pertimbangan penting untuk senyawa berhidroksil di daerah beriklim lembap.
- Prekursor epoksida dan eter siklik: perlakuan basa pada gugus klor dan hidroksil yang berdekatan memungkinkan penutupan cincin menjadi kerangka oksigen heterosiklik.
- Substrat substitusi nukleofilik ganda: dua klorida primer di kedua ujung rantai dapat digantikan nukleofil untuk membangun molekul simetris berlengan dua.
- Pembentukan asetal dan ketal siklik: pasangan diol vicinal dilindungi sebagai cincin lima anggota sehingga reaksi pada gugus klor dapat berjalan selektif.
- Bahan awal senyawa heterosiklik bernitrogen: reaksi dengan amina primer membuka jalur pembentukan cincin pirolidin dan turunan azaheterosiklik lainnya.
- Riset pengikat silang dan monomer: kerangka bifungsional simetris dimanfaatkan untuk kajian pembentukan jaringan polimer pada penelitian bahan skala laboratorium.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 2419-73-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | rujuk lembar data resmi produsen untuk keterangan wujud bahan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari basa kuat serta sumber panas |
Simpan bahan pada wadah aslinya yang tertutup rapat di ruang reagen yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari basa kuat maupun bahan pengoksidasi karena keduanya dapat memicu reaksi yang tidak diinginkan. Gugus hidroksil membuat bahan cenderung menyerap uap air, sehingga wadah sebaiknya dibuka sesingkat mungkin dan disimpan bersama desikan bila laboratorium berada di lingkungan yang sangat lembap. Gunakan sarung tangan nitril, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan atau pemindahan di dalam lemari asam. Kumpulkan sisa bahan dan cucian peralatan sebagai limbah kimia terhalogenasi dalam wadah berlabel, dan selalu rujuk lembar data keselamatan produsen sebelum bekerja.
—
