Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5985-24-0

Dimethyl 4-Hydroxyisophthalate TCI D3562

Dimethyl 4-Hydroxyisophthalate TCI D3562

Identitas Kimia

Nama lain
4-Hydroxyisophthalic Acid Dimethyl Ester
No. CAS
5985-24-0
PubChem
CID 80087·SID 87559669
Rumus molekul
C10H10O5
Berat molekul
210.19 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
dimethyl 4-hydroxybenzene-1,3-dicarboxylate
SMILES
COC(=O)C1=CC(=C(C=C1)O)C(=O)OC
InChIKey
ALBUJVBOIXVVLS-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00152444
Harga reguler Rp 1.458.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.458.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3562 Dimethyl 4-Hydroxyisophthalate adalah diester aromatik yang membawa gugus hidroksil fenolik pada posisi berdampingan dengan salah satu gugus esternya. Perpaduan dua gugus ester metil dan satu gugus fenol dalam satu cincin benzena membuat senyawa ini menjadi building block yang sangat fleksibel. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai prekursor ligan asam dikarboksilat, bahan awal sintesis heterosiklik beroksigen, serta kerangka pembentuk molekul berfluoresensi. Pola substitusi 1,3-diester dengan hidroksil pada posisi 4 memberi geometri yang khas dan mudah dimanfaatkan.

Ciri yang membuatnya dipilih adalah keberadaan tiga gugus fungsi yang dapat dibedakan reaktivitasnya. Gugus fenol dapat dialkilasi, diasilasi, atau ditriflasi secara selektif tanpa mengganggu ester, sementara kedua ester dapat dihidrolisis menjadi asam dikarboksilat yang menjadi penghubung populer pada sintesis kerangka logam-organik. Kedekatan gugus hidroksil dengan gugus ester juga memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen intramolekul yang menstabilkan konformasi dan memberi sifat optik menarik, termasuk perpindahan proton pada keadaan tereksitasi yang dimanfaatkan pada rancangan pewarna dan pelacak fluoresensi. Sebagai diester, senyawa ini lebih mudah larut dalam pelarut organik dan lebih mudah dimurnikan dibandingkan bentuk asamnya.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset kerangka logam-organik dan bahan berpori, sintesis kumarin serta kromon, pengembangan sensor fluoresensi untuk ion logam, dan penelitian polimer aromatik. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk kebutuhan sintesis ligan skala penelitian yang biasanya hanya memerlukan bahan dalam jumlah terbatas namun bermutu konsisten.

  • Prekursor ligan kerangka logam-organik: hidrolisis kedua ester menghasilkan asam hidroksiisoftalat yang menjadi penghubung populer pada sintesis material berpori kristalin.
  • Sintesis kumarin dan kromon: gugus fenol berdampingan dengan ester memudahkan penutupan cincin beroksigen melalui kondensasi dan asilasi terarah.
  • Pengembangan pewarna serta pelacak fluoresensi: ikatan hidrogen intramolekul antara fenol dan karbonil menghasilkan sifat emisi khas yang berguna pada rancangan probe optik.
  • Modifikasi selektif melalui O-alkilasi: gugus hidroksil dapat dieterifikasi lebih dahulu untuk membangun seri analog tanpa mengubah kerangka diester aromatiknya.
  • Monomer polimer aromatik dan resin: kedua gugus ester memungkinkan polikondensasi bercabang atau termodifikasi untuk kajian bahan berketahanan termal.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 5985-24-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik umumnya padatan kristalin pada suhu kamar; konfirmasi pada CoA lot yang diterima
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label serta SDS

Simpan dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa fenolik dapat berubah warna bila teroksidasi perlahan oleh udara dan sinar. Botol kaca amber merupakan wadah yang sesuai, dan penambahan penyerap kelembapan pada lemari penyimpanan membantu menjaga mutu. Hindari kontak dengan basa kuat serta bahan pengoksidasi yang dapat memicu hidrolisis ester atau oksidasi gugus fenol. Gunakan sarung tangan nitril, pelindung mata, dan jas laboratorium saat menimbang, dan bekerjalah di lemari asam bila menangani serbuk halus. Kumpulkan sisa bahan sebagai limbah kimia laboratorium.

—