TCI D3562 Dimethyl 4-Hydroxyisophthalate adalah diester aromatik yang membawa gugus hidroksil fenolik pada posisi berdampingan dengan salah satu gugus esternya. Perpaduan dua gugus ester metil dan satu gugus fenol dalam satu cincin benzena membuat senyawa ini menjadi building block yang sangat fleksibel. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai prekursor ligan asam dikarboksilat, bahan awal sintesis heterosiklik beroksigen, serta kerangka pembentuk molekul berfluoresensi. Pola substitusi 1,3-diester dengan hidroksil pada posisi 4 memberi geometri yang khas dan mudah dimanfaatkan.
Ciri yang membuatnya dipilih adalah keberadaan tiga gugus fungsi yang dapat dibedakan reaktivitasnya. Gugus fenol dapat dialkilasi, diasilasi, atau ditriflasi secara selektif tanpa mengganggu ester, sementara kedua ester dapat dihidrolisis menjadi asam dikarboksilat yang menjadi penghubung populer pada sintesis kerangka logam-organik. Kedekatan gugus hidroksil dengan gugus ester juga memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen intramolekul yang menstabilkan konformasi dan memberi sifat optik menarik, termasuk perpindahan proton pada keadaan tereksitasi yang dimanfaatkan pada rancangan pewarna dan pelacak fluoresensi. Sebagai diester, senyawa ini lebih mudah larut dalam pelarut organik dan lebih mudah dimurnikan dibandingkan bentuk asamnya.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset kerangka logam-organik dan bahan berpori, sintesis kumarin serta kromon, pengembangan sensor fluoresensi untuk ion logam, dan penelitian polimer aromatik. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk kebutuhan sintesis ligan skala penelitian yang biasanya hanya memerlukan bahan dalam jumlah terbatas namun bermutu konsisten.
Produk TCI terkait
- TCI F0310 3328-70-9 4-Hydroxyisophthalaldehyde
- TCI D6113 84501-28-0 5-tert-Butyl-2-hydroxyisophthalaldehyde
- TCI H1007 13036-02-7 Dimethyl 5-Hydroxyisophthalate
- TCI I0416 744-45-6 Diphenyl Isophthalate
- TCI I0157 1459-93-4 Dimethyl Isophthalate
- TCI H1546 172611-72-2 2-(1-Hydroxy-3-methylbutylidene)-5,5-dimethyl-1,3-cyclohexanedione
- Prekursor ligan kerangka logam-organik: hidrolisis kedua ester menghasilkan asam hidroksiisoftalat yang menjadi penghubung populer pada sintesis material berpori kristalin.
- Sintesis kumarin dan kromon: gugus fenol berdampingan dengan ester memudahkan penutupan cincin beroksigen melalui kondensasi dan asilasi terarah.
- Pengembangan pewarna serta pelacak fluoresensi: ikatan hidrogen intramolekul antara fenol dan karbonil menghasilkan sifat emisi khas yang berguna pada rancangan probe optik.
- Modifikasi selektif melalui O-alkilasi: gugus hidroksil dapat dieterifikasi lebih dahulu untuk membangun seri analog tanpa mengubah kerangka diester aromatiknya.
- Monomer polimer aromatik dan resin: kedua gugus ester memungkinkan polikondensasi bercabang atau termodifikasi untuk kajian bahan berketahanan termal.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 5985-24-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | umumnya padatan kristalin pada suhu kamar; konfirmasi pada CoA lot yang diterima |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label serta SDS |
Simpan dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa fenolik dapat berubah warna bila teroksidasi perlahan oleh udara dan sinar. Botol kaca amber merupakan wadah yang sesuai, dan penambahan penyerap kelembapan pada lemari penyimpanan membantu menjaga mutu. Hindari kontak dengan basa kuat serta bahan pengoksidasi yang dapat memicu hidrolisis ester atau oksidasi gugus fenol. Gunakan sarung tangan nitril, pelindung mata, dan jas laboratorium saat menimbang, dan bekerjalah di lemari asam bila menangani serbuk halus. Kumpulkan sisa bahan sebagai limbah kimia laboratorium.
—
