TCI D3629 1-(2,4-Dichlorophenyl)-2-(1-imidazolyl)ethanol adalah senyawa organik yang menggabungkan cincin fenil terklorinasi ganda, gugus hidroksil sekunder, dan cincin imidazol dalam satu molekul. Bahan ini termasuk kategori *heterocyclic building blocks*, sehingga peranannya di laboratorium adalah menyediakan kerangka heterosiklik siap pakai untuk pembuatan senyawa turunan yang lebih kompleks. Struktur ini dikenal luas sebagai kerangka inti kelompok antifungi golongan azol, sehingga senyawa tersebut menjadi titik awal yang praktis bagi kimiawan yang mempelajari atau mengembangkan analog senyawa antijamur di skala penelitian.
Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah keberadaan tiga gugus fungsi yang saling melengkapi. Gugus hidroksil sekunder dapat dieterifikasi, diesterifikasi, atau diaktifkan menjadi gugus lepas untuk reaksi substitusi lanjutan, sedangkan cincin imidazol menyediakan atom nitrogen basa yang mampu berkoordinasi dengan logam maupun berinteraksi dengan sisi aktif enzim. Dua atom klor pada cincin aromatik meningkatkan sifat lipofilik dan menstabilkan cincin terhadap oksidasi. Molekul ini juga memiliki pusat kiral pada karbon pembawa hidroksil, sehingga menarik bagi penelitian yang menelaah hubungan stereokimia dengan aktivitas biologis.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya digunakan pada penelitian kimia medisinal, sintesis zat antara farmasi, serta kajian senyawa antijamur di fakultas farmasi, jurusan kimia, dan unit riset industri. Kemasan 25 g memberi ruang yang cukup untuk melakukan beberapa tahap reaksi berurutan sekaligus optimasi kondisi, sehingga cocok bagi kelompok riset yang menjalankan jalur sintesis bertingkat dan memerlukan bahan awal dalam jumlah memadai.
- Sintesis analog antifungi golongan azol, karena kerangka diklorofenil-imidazoletanol merupakan inti struktur yang umum pada senyawa antijamur turunan imidazol.
- Reaksi eterifikasi pada gugus hidroksil, karena posisi hidroksil sekunder mudah diubah menjadi eter benzilik yang memperluas ragam turunan yang dapat disintesis.
- Kajian hubungan struktur dan aktivitas, karena substituen pada cincin aromatik dan imidazol dapat divariasikan untuk menelusuri pengaruhnya terhadap aktivitas biologis.
- Penelitian resolusi kiral dan sintesis asimetris, karena molekul memiliki pusat stereogenik yang cocok dipakai menguji metode pemisahan atau reduksi enantioselektif.
- Pembuatan ligan berbasis imidazol, karena atom nitrogen pada cincin imidazol mampu berkoordinasi dengan pusat logam pada studi kimia koordinasi dan katalisis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24155-42-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan organik; rujuk keterangan penampilan pada label dan lembar data pemasok |
| Penyimpanan | tempat sejuk dan kering, terlindung cahaya, dalam wadah tertutup rapat |
Simpan bahan di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada rak bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, serta terlindung dari cahaya matahari langsung dan sumber panas. Karena molekul memiliki gugus hidroksil dan cincin imidazol yang cenderung menyerap kelembapan, sebaiknya wadah tidak dibiarkan terbuka lama saat penimbangan. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penanganan serbuk di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu. Hindari penyimpanan bersama asam kuat dan oksidator, dan buang sisa bahan maupun ceceran melalui jalur pengelolaan limbah kimia laboratorium yang berlaku.
—
