2-(2,6-Dichlorophenyl)ethanol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering diaplikasikan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa kompleks, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik. Sebagai building block, senyawa ini memiliki struktur dasar yang bisa diubah menjadi berbagai senyawa lain melalui reaksi kimia tertentu. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi.
Karakteristik utama dari 2-(2,6-Dichlorophenyl)ethanol adalah keberadaan klorin di posisi 2 dan 6 pada cincin fenil, yang memberikan sifat reaktif dan polaritas tertentu. Struktur ini memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti substitusi, reduksi, dan oksidasi. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan senyawa dengan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Bahan ini menjadi bagian dari proses sintesis senyawa aktif biologis, serta dalam pengembangan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, senyawa ini sangat relevan dalam berbagai bidang ilmu seperti farmasi, kimia organik, dan bahan kimia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aktif biologis untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi pada cincin aromatik untuk modifikasi struktur
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses produksi bahan kimia
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan grup fungsi tertentu
- Pengujian keterikatan senyawa dengan berbagai reagen kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 30595-79-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan dalam suhu ruangan yang stabil. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Saat menangani bahan ini, perlu diperhatikan kehati-hatian dalam penggunaan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- WANG dkk. (2007). Kinetic Resolution of 2‐Chloro‐1‐(3,4‐dichlorophenyl)ethanol by Lipase‐Catalyzed Transesterification. Chinese Journal of Chemistry doi:10.1002/cjoc.200790314
- Zhang dkk. (2022). Synergistic promotion for microbial asymmetric preparation of (R)-2-chloro-1-(2,4-dichlorophenyl)ethanol by NADES and cyclodextrin. Molecular Catalysis doi:10.1016/j.mcat.2022.112376
- Zhou dkk. (2020). Efficient biosynthesis of (R)-2-chloro-1-(2, 4-dichlorophenyl) ethanol using a mutant short-chain dehydrogenase from Novosphingobium aromaticivorans. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2020.151914
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
