1-(1-Naphthyl)ethanol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau blok pembangun dalam sintesis senyawa aromatik. Dalam proses penelitian, senyawa ini berperan sebagai reaktan atau intermediet yang membantu pembentukan struktur molekuler yang lebih kompleks.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai senyawa lain dalam kondisi tertentu. Struktur molekulnya yang terdiri dari rantai etanol dan gugus naphthyl membuatnya memiliki polaritas dan kelarutan tertentu, yang memudahkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium di Indonesia, 1-(1-Naphthyl)ethanol digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas dan lembaga penelitian, karena kemampuannya dalam membantu pembentukan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi dan material.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan intermediet dalam reaksi substitusi aromatik
- Pengembangan senyawa baru dengan struktur tertentu untuk aplikasi industri
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pengujian keterlarutan dan sifat kimia senyawa dalam pelarut organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1517-72-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini mungkin bersifat iritatif. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau kebocoran.
- Amrutkar dkk. (2013). One-pot synthesis of (R)-1-(1-naphthyl)ethanol by stereoinversion using Candida parapsilosis. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2013.04.051
- Yadav dkk. (2012). Lipase catalyzed kinetic resolution of (±)-1-(1-naphthyl) ethanol under microwave irradiation. Journal of Molecular Catalysis B: Enzymatic doi:10.1016/j.molcatb.2012.05.007
- Preeti dkk. (2022). Biosynthesis of (S)-1-(1-naphthyl) ethanol by microbial ketoreductase. Environmental Science and Pollution Research doi:10.1007/s11356-022-21749-y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
