Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 73960-07-3

4-(Difluoromethoxy)benzaldehyde TCI D4334

4-(Difluoromethoxy)benzaldehyde TCI D4334

Identitas Kimia

No. CAS
73960-07-3
PubChem
CID 2736986·SID 253660006
Rumus molekul
C8H6F2O2
Berat molekul
172.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-(difluoromethoxy)benzaldehyde
SMILES
C1=CC(=CC=C1C=O)OC(F)F
InChIKey
ZWCXOJYJJINQGU-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00042252
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-(Difluoromethoxy)benzaldehyde dari TCI dengan kode katalog D4334 adalah building block terfluorinasi yang menggabungkan dua fitur struktur penting dalam satu molekul, yaitu gugus aldehida aromatik dan gugus difluorometoksi pada posisi para. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal untuk memasukkan motif OCHF₂ ke dalam molekul target sekaligus menyediakan gugus aldehida yang sangat serbaguna. Gugus aldehida dapat diolah melalui reduksi, oksidasi, aminasi reduktif, kondensasi, maupun berbagai reaksi pembentukan ikatan karbon–karbon yang menjadi tulang punggung sintesis organik sehari-hari.

Alasan senyawa ini banyak dipilih terletak pada karakter khas gugus difluorometoksi. Fragmen ini bersifat menarik elektron sekaligus mampu berperan sebagai donor ikatan hidrogen yang lemah melalui atom hidrogennya, sebuah kombinasi yang jarang ditemukan pada substituen lain. Dalam kimia medisinal dan agrokimia, motif tersebut sering dimanfaatkan untuk meningkatkan stabilitas metabolik, mengatur lipofilisitas, serta memodulasi keasaman atau kebasaan gugus di sekitarnya. Kehadiran atom fluor juga memberi keuntungan analitik karena molekul dapat dipantau menggunakan spektroskopi NMR fluor-19 yang latar belakangnya bersih, sehingga jalannya reaksi lebih mudah diikuti oleh peneliti.

Di laboratorium Indonesia, bahan terfluorinasi seperti ini digunakan pada riset kimia medisinal, pengembangan bahan aktif pestisida, dan sintesis senyawa organik fungsional di perguruan tinggi serta unit riset industri. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk penelitian eksploratif yang menjalankan banyak reaksi paralel dalam skala kecil, sehingga bahan bernilai tinggi dapat dimanfaatkan secara efisien tanpa pemborosan.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis kandidat obat terfluorinasi, karena motif difluorometoksi kerap digunakan untuk meningkatkan stabilitas metabolik dan mengatur sifat lipofilik molekul target.
  • Aminasi reduktif untuk membentuk amina benzilik, sebab gugus aldehida bereaksi dengan amina lalu direduksi menjadi produk pada kondisi yang ringan.
  • Kondensasi Knoevenagel dan reaksi Wittig, karena aldehida aromatik ini menjadi pasangan elektrofilik yang andal untuk membangun ikatan karbon–karbon terkonjugasi.
  • Sintesis heterosiklik multikomponen, sebab gugus karbonil aldehida berperan sebagai simpul reaksi dalam pembentukan cincin imidazol, kuinolin, dan turunannya.
  • Riset agrokimia, karena substituen terfluorinasi pada cincin aromatik banyak dijumpai pada bahan aktif pestisida modern dengan profil aktivitas yang diinginkan.

Merek TCI (kode katalog D4334)
Nomor CAS 73960-07-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik umumnya cairan pada suhu ruang; konfirmasikan pada label dan CoA lot
Penyimpanan simpan sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya

Simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dalam wadah asli yang tertutup rapat. Aldehida aromatik dapat teroksidasi perlahan menjadi asam karboksilat bila sering terpapar udara, sehingga sangat dianjurkan menyimpan botol di bawah atmosfer gas inert dan membukanya seperlunya saja. Bila bahan berupa cairan, pengambilan dengan syringe kering melalui septum merupakan praktik yang baik untuk menjaga kemurnian. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di dalam lemari asam karena uapnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa. Ikuti Safety Data Sheet resmi.

—