Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4091-99-0

2',7'-Dichlorodihydrofluorescein Diacetate TCI D4409

2',7'-Dichlorodihydrofluorescein Diacetate TCI D4409

Identitas Kimia

Nama lain
2',7'-Dichlorofluorescin Diacetate · 2-(3,6-Diacetoxy-2,7-dichloroxanthen-9-yl)benzoic Acid · DCFH-DA · H2DCFDA
No. CAS
4091-99-0
PubChem
CID 77718
Rumus molekul
C24H16Cl2O7
Berat molekul
487.29 g/mol
Kemurnian
>97.0%(HPLC)(T)
Suhu simpan
<0°C
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(3,6-diacetyloxy-2,7-dichloro-9H-xanthen-9-yl)benzoic acid
SMILES
CC(=O)OC1=C(C=C2C(C3=CC(=C(C=C3OC2=C1)OC(=O)C)Cl)C4=CC=CC=C4C(=O)O)Cl
InChIKey
PXEZTIWVRVSYOK-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00128955
Harga reguler Rp 2.677.500,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.677.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2',7'-Dichlorodihydrofluorescein Diacetate (DCFH-DA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai indikator fluoresensi untuk mengukur produksi radikal bebas dalam berbagai sistem biologis. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian biomedis dan biokimia untuk mengidentifikasi aktivitas oksidatif dalam sel, terutama dalam studi stres oksidatif. DCFH-DA bekerja dengan cara berdifusi ke dalam sel dan berubah menjadi fluorescein yang terang setelah teroksidasi oleh radikal bebas. Bahan ini menjadi alat penting dalam laboratorium yang mempelajari mekanisme penyakit, metabolisme sel, dan respons imun.

DCFH-DA memiliki sifat fluoresensi yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan seluler, sehingga memungkinkan deteksi dini aktivitas radikal bebas. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan pengukuran kuantitatif dan kualitatif. Karena sifatnya yang tidak toksik dan mudah dianalisis, bahan ini cocok untuk berbagai jenis sel dan kondisi eksperimental. Selain itu, DCFH-DA juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi penyimpanan yang tepat, sehingga memudahkan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Di laboratorium Indonesia, DCFH-DA digunakan secara luas dalam penelitian terkait penyakit degeneratif, penyakit neurodegeneratif, dan studi tentang efek lingkungan terhadap kesehatan. Bahan ini menjadi bagian integral dari protokol eksperimen di berbagai institusi riset dan universitas, terutama dalam bidang biokimia, farmakologi, dan biologi molekuler. Karena keandalannya, DCFH-DA sering dipilih sebagai bahan dasar untuk pengembangan metode baru dalam analisis biologis.

  • Pengukuran stres oksidatif dalam sel manusia untuk studi penyakit kronis
  • Analisis aktivitas enzim antioksidan dalam sampel biologis
  • Penelitian efek radikal bebas pada pertumbuhan sel kanker
  • Eksperimen pengaruh lingkungan terhadap metabolisme sel
  • Studi respons imun terhadap radikal bebas dalam sistem in vivo

Merek TCI
Nomor CAS 4091-99-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Fluorescent Probes, Fluorescent Labels, Fluorescent Stains
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

DCFH-DA harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan di suhu kamar sudah cukup, asalkan lingkungan tidak terlalu lembap. Saat penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung. Karena sifatnya yang tidak beracun, risiko kecelakaan kimia sangat rendah, tetapi tetap perlu dihormati protokol keselamatan laboratorium.

  • Hempel dkk. (1999). Dihydrofluorescein diacetate is superior for detecting intracellular oxidants: comparison with 2′,7′-dichlorodihydrofluorescein diacetate, 5(and 6)-carboxy-2′,7′-dichlorodihydrofluorescein diacetate, and dihydrorhodamine 123. Free Radical Biology and Medicine doi:10.1016/s0891-5849(99)00061-1
  • Zhao dkk. (2017). Evaluation of 2′,7′-Dichlorodihydrofluorescein Diacetate and Dihydrorhodamine 123 for the Detection of Reactive Oxygen Species. Reactive Oxygen Species doi:10.20455/ros.2017.841
  • Kim dkk. (2020). Detection of Total Reactive Oxygen Species in Adherent Cells by 2',7'-Dichlorodihydrofluorescein Diacetate Staining. Journal of Visualized Experiments doi:10.3791/60682-v

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.