Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2321-07-5

Fluorescein TCI F0095

Fluorescein TCI F0095

Identitas Kimia

Nama lain
Acid Yellow 73
No. CAS
2321-07-5
PubChem
CID 16850·SID 87569894
Rumus molekul
C20H12O5
Berat molekul
332.31 g/mol
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3',6'-dihydroxyspiro[2-benzofuran-3,9'-xanthene]-1-one
SMILES
C1=CC=C2C(=C1)C(=O)OC23C4=C(C=C(C=C4)O)OC5=C3C=CC(=C5)O
InChIKey
GNBHRKFJIUUOQI-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00005050
Harga reguler Rp 875.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 875.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Fluorescein TCI F0095 adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna fluoresensi dalam berbagai eksperimen ilmiah dan penelitian. Bahan ini memiliki kemampuan untuk menyerap cahaya dan memancarkannya kembali dalam bentuk cahaya yang berbeda, sehingga sangat berguna dalam analisis visual dan deteksi berbagai senyawa. Dalam laboratorium, fluorescein sering digunakan untuk mengidentifikasi dan memvisualisasikan struktur molekuler atau komponen dalam sampel.

Fluorescein memiliki sifat kimia yang stabil dan kemampuan fluoresensi tinggi, sehingga sangat cocok untuk berbagai aplikasi di bidang kimia, biologi, dan medis. Senyawa ini juga memiliki daya tahan terhadap beberapa kondisi kimia, yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai lingkungan eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis kecil, fluorescein menjadi pilihan yang aman untuk penggunaan di laboratorium.

Di Indonesia, fluorescein TCI F0095 digunakan secara luas dalam penelitian kimia, diagnostik medis, dan pendidikan. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang membutuhkan visualisasi molekuler atau deteksi senyawa tertentu. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan di berbagai jenis laboratorium, baik skala kecil maupun besar.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Banyak digunakan sebagai pewarna fluoresen hijau
  • Dikenal memiliki sifat absorpsi dan emisi yang sangat baik

Brosur TCI (PDF)

  • Analisis Kimia untuk mengidentifikasi senyawa melalui fluoresensi
  • Pengujian Biologis sebagai indikator dalam reaksi kimia biologis
  • Eksperimen Edukasi dalam laboratorium universitas untuk demonstrasi fluoresensi
  • Diagnostik Medis dalam proses pemantauan dan pengujian sampel biologis
  • Pengembangan Material untuk studi sifat optik dan kimia material baru

Dari brosur TCI

  • Pewarna fluoresen hijau

Merek TCI
Nomor CAS 2321-07-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) > Acid Dyes (for Research and Experimental Use)
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung

Data dari brosur TCI

λex, max460 nm
λem, max521 nm

Sumber: TCI brochure FF197 (2024-11-22)

Fluorescein TCI F0095 harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap terkunci dan tidak terbuka secara tidak sengaja. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan di lingkungan laboratorium.

  • Soinov dkk. (2025). Abstract P5-07-07: USING FLUORESCEIN FOR DETECTION OF SENTINEL LYMPH NODES IN COMBINATION WITH TARGETED AXILLARY LYMPH NODE DISSECTION IN BREAST CANCER: PRELIMINARY RESULTS OF EFFICACY AND SAFETY STUDY. Clinical Cancer Research doi:10.1158/1557-3265.sabcs24-p5-07-07
  • (1993). Fluorescein and Fluorescein Glucuronide in Plasma. Acta Ophthalmologica doi:10.1111/j.1755-3768.1993.tb03114.x
  • Araie dkk. (1991). The loss of fluorescein, fluorescein glucuronide and fluorescein isothiocyanate dextran from the vitreous by the anterior and retinal pathways. Experimental Eye Research doi:10.1016/0014-4835(91)90125-x

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.