Uranine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai pewarna dalam berbagai eksperimen laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori pewarna dan bahan tambahan untuk penelitian, dan sering digunakan dalam proses pemrosesan sampel, seperti dalam analisis kimia dan studi mikrobiologi. Uranine memiliki kemampuan untuk menyerap dan menunjukkan sifat tertentu dari sampel yang dianalisis, sehingga memudahkan pengamatan secara visual. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk menandai atau memisahkan komponen dalam larutan atau campuran.
Uranine memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Bahan ini juga memiliki daya tahan terhadap berbagai jenis pelarut dan suhu tertentu, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi eksperimen. Selain itu, Uranine memiliki warna yang jelas dan kontras, sehingga memudahkan pengamatan dan analisis dalam mikroskop. Karena sifat tersebut, bahan ini dipilih sebagai alternatif yang efektif untuk berbagai keperluan penelitian.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Uranine digunakan secara luas dalam berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering diaplikasikan dalam bidang kimia, biologi, dan teknologi lingkungan. Dengan ketersediaan yang cukup dan kehandalannya, Uranine menjadi pilihan yang populer untuk keperluan penelitian dan pengajaran di laboratorium lokal.
- Pewarna untuk mengidentifikasi struktur molekuler dalam analisis kimia
- Bahan untuk menandai sampel dalam proses isolasi komponen kimia
- Alat bantu dalam pengamatan mikroskopis untuk membedakan partikel mikroskopis
- Bahan tambahan dalam eksperimen biokimia untuk menunjukkan reaksi tertentu
- Komponen dalam proses pemurnian dan pemisahan senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 518-47-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) > Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk atau kristal) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Uranine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang kering dan sejuk, serta terhindar dari kelembapan berlebihan. Saat menangani Uranine, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan langsung dan tidak boleh digunakan dalam lingkungan yang tidak terkontrol.
- (2022). Evans Blue–Uranine (EBU) Agar Plates. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.rec107995
- Kim dkk. (2026). Polyelectrolyte Microcapsules: An Efficient and Rapid Adsorbent for Uranine. Gels doi:10.3390/gels12080743
- Gerke dkk. (2008). Sorption of Uranine on Forest Soils. Hydrological Research Letters doi:10.3178/hrl.2.32
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
