3,5-Dibromo-4-methylaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substituen bromo dan metil yang memberikan sifat reaktif yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun untuk membangun molekul yang lebih kompleks, seperti senyawa obat, bahan kimia industri, atau senyawa organik lainnya. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat menarik karena memiliki dua gugus bromo yang memberikan kestabilan dan reaktivitas tertentu. Selain itu, struktur aromatiknya memungkinkan senyawa ini berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Keberadaan gugus metil juga memberikan kesempatan untuk modifikasi lebih lanjut melalui reaksi kimia tertentu. Karakteristik ini membuatnya sangat relevan dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur. Dengan keberadaan AMI Scientific, senyawa ini lebih mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa di Indonesia.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks
- Reaksi substitusi bromo pada senyawa aromatik
- Pembuatan bahan kimia industri berbasis senyawa aromatik
- Pengembangan senyawa organik untuk aplikasi farmakologis
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dengan substituen halogen
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13194-73-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan yang tepat akan mempertahankan sifat kimia dan stabilitas senyawa. Dalam laboratorium, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan berada di tempat yang aman dan terpisah dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—

