TCI D4777 Dibenzothiophene-2-carboxaldehyde adalah bahan bangunan heterosiklik yang tersusun dari kerangka dibenzotiofena — dua cincin benzena yang terfusi pada inti tiofena — dengan gugus aldehida pada posisi 2. Kombinasi ini menghadirkan sistem aromatik terkonjugasi luas yang kaya elektron sekaligus titik reaksi yang sangat serbaguna. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal untuk membangun molekul fungsional berukuran lebih besar, khususnya pada riset material organik elektronik dan sintesis senyawa heterosiklik bertingkat, karena gugus aldehidanya membuka banyak jalur transformasi lanjutan.
Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah kekakuan dan kestabilan termal kerangka dibenzotiofena yang menopang sifat pengangkutan muatan dan pendaran, ditambah keberadaan atom sulfur yang memengaruhi tingkat energi orbital molekul. Gugus formil pada posisi 2 dapat direaksikan melalui kondensasi Knoevenagel, reaksi Wittig, aminasi reduktif, pembentukan imina atau hidrazon, serta oksidasi menjadi asam karboksilat dan reduksi menjadi alkohol benzilik. Fleksibilitas tersebut menjadikannya titik cabang sintesis yang efisien. Senyawa ini berupa padatan yang larut dalam pelarut organik umum seperti diklorometana, kloroform, dan tetrahidrofuran, sehingga mudah diproses dalam reaksi larutan.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini menarik bagi kelompok riset kimia organik sintesis, kimia material, dan teknik kimia yang mengembangkan bahan untuk OLED, transistor organik, sensor fluoresensi, serta kajian desulfurisasi bahan bakar yang memakai dibenzotiofena sebagai molekul model. Kemasan 1 g dan 5 g pas untuk penelitian tahap penjajakan dan optimasi rute sintesis skala laboratorium.
Brosur TCI (PDF)
- Thiophenes 2026-06-29 · hal. 12
- Sintesis bahan semikonduktor organik: kerangka dibenzotiofena yang kaku dan terkonjugasi mendukung pengangkutan muatan sehingga cocok sebagai inti molekul untuk OLED maupun transistor organik.
- Pembuatan probe dan pewarna fluoresen: gugus aldehida mudah dikondensasikan dengan unit penarik elektron untuk membangun sistem donor-akseptor yang menghasilkan pendaran kuat.
- Pembentukan basa Schiff dan ligan: reaksi dengan amina primer atau hidrazida berlangsung mulus, menghasilkan imina dan hidrazon yang berguna sebagai ligan kompleks logam.
- Riset kimia medisinal heterosiklik: kerangka tiofena terfusi sering dijadikan gugus pembawa pada molekul kandidat, dan aldehidanya memudahkan pemasangan rantai samping fungsional.
- Kajian model desulfurisasi bahan bakar: turunan dibenzotiofena dipakai sebagai molekul model untuk menguji kinerja katalis pada penghilangan senyawa sulfur aromatik.
| Merek | TCI (kode produk D4777) |
|---|---|
| Nomor CAS | 22099-23-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan/kristal berwarna putih hingga kekuningan pucat |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena gugus aldehida aromatik dapat teroksidasi perlahan menjadi asam karboksilat bila terpapar udara dan cahaya dalam waktu lama. Untuk pemakaian jangka panjang setelah wadah dibuka, penyimpanan di bawah atmosfer gas lembam sangat dianjurkan. Lakukan penimbangan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta hindari menghirup debu halus. Jauhkan dari oksidator kuat dan amina, bersihkan tumpahan dengan hati-hati, dan buang limbah melalui jalur limbah organik laboratorium.
—
