2,4-Dihydroxybenzohydrazide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan derivat hidrazida. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan analisis kimia. Sebagai bagian dari kelompok non-heterosiklik, senyawa ini memiliki struktur dasar yang sederhana namun sangat penting dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaktan seperti asam, basa, dan senyawa organik. Struktur hidrazida pada molekulnya memungkinkan terjadinya reaksi substitusi dan reaksi kondensasi yang sangat berguna dalam sintesis senyawa baru. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan baku yang mudah bereaksi dan memiliki potensi aplikasi luas.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis atau aplikasi industri. Ketersediaannya di pasar lokal membantu mempercepat proses penelitian dan pengembangan di berbagai sektor ilmu pengetahuan.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kondensasi dalam pembuatan senyawa kompleks
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa organik
- Pengembangan material baru dengan sifat tertentu
- Penelitian farmakologi dalam studi mekanisme obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13221-86-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan sinar matahari langsung. Simpan di suhu ruangan yang stabil, jauh dari sumber panas atau kelembapan berlebihan. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terbuka untuk mengurangi risiko paparan.
- Wang dkk. (2024). Molecular Docking and Molecular Dynamics Simulations of the Urease Inhibitory Activity of 2,3‐Dihydroxybenzohydrazide Derivatives. ChemistrySelect doi:10.1002/slct.202401432
- Akl dkk. (2025). Novel dihydroxybenzohydrazide grafted deoxycellulose for efficient removal of anionic food colorants and hexavalent chromium from wastewater. Scientific Reports doi:10.1038/s41598-025-14609-5
- Bousquet dkk. (1995). 2, 5-Dihydroxybenzohydrazide as Electroactive Labeling Reagent for Aliphatic Aldehydes by High Performance Liquid Chromatography with Electrochemical and Ultraviolet Detection. Journal of Liquid Chromatography doi:10.1080/10826079508013951
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
