Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5351-23-5

4-Hydroxybenzohydrazide TCI H1275

4-Hydroxybenzohydrazide TCI H1275

Identitas Kimia

No. CAS
5351-23-5
Rumus molekul
C7H8N2O2
Berat molekul
152.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-hydroxybenzohydrazide
SMILES
C1=CC(=CC=C1C(=O)NN)O
InChIKey
ZMZGIVVRBMFZSG-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 1742
Harga reguler Rp 2.359.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.359.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Hydroxybenzohydrazide dengan nomor CAS 5351-23-5 adalah turunan hidrazida dari asam 4-hidroksibenzoat yang berperan sebagai building block serbaguna di laboratorium sintesis organik. Molekul ini menggabungkan gugus fenol pada cincin aromatik dengan gugus hidrazida pada rantai sampingnya, menghasilkan senyawa yang memiliki sifat nukleofilik kuat sekaligus kemampuan membentuk ikatan hidrogen yang luas. Gugus hidrazida dikenal sebagai titik masuk klasik untuk membangun berbagai sistem heterosiklik yang mengandung nitrogen, sehingga senyawa ini banyak digunakan pada tahap awal jalur sintesis.

Sifat yang membuatnya sangat dihargai peneliti adalah reaktivitas gugus hidrazida terhadap senyawa karbonil. Reaksi kondensasi dengan aldehida atau keton berlangsung mudah dan menghasilkan asilhidrazon, sebuah kelas senyawa yang banyak dipelajari sebagai ligan pengkelat logam dan sebagai kandidat senyawa bioaktif. Gugus hidrazida juga dapat disiklisasi menjadi cincin oksadiazol, triazol, maupun tiadiazol melalui berbagai kondisi reaksi. Kehadiran gugus hidroksil fenolik menambah kemungkinan fungsionalisasi kedua sekaligus memberikan karakter antioksidan pada turunan yang dihasilkan. Kemurnian reagen TCI menjaga hasil kondensasi tetap bersih.

Laboratorium di Indonesia banyak memanfaatkan senyawa ini pada penelitian kimia anorganik dan kimia koordinasi yang mensintesis ligan basa Schiff dan kompleks logamnya, riset kimia medisinal yang mengembangkan senyawa heterosiklik baru, serta penelitian tugas akhir mahasiswa. Kemasan 25 gram dan 100 gram sangat sesuai karena senyawa ini sering dipakai berulang sebagai bahan awal pada banyak seri percobaan.

  • Sintesis ligan asilhidrazon dan basa Schiff, karena gugus hidrazida bereaksi mudah dengan aldehida maupun keton membentuk ligan pengkelat yang stabil terhadap ion logam.
  • Pembuatan senyawa heterosiklik nitrogen, sebab gugus hidrazida dapat disiklisasi menjadi cincin oksadiazol, triazol, atau tiadiazol melalui kondisi reaksi yang telah mapan.
  • Penelitian kompleks logam transisi, mengingat turunan hidrazon yang dihasilkan mampu mengikat pusat logam melalui atom nitrogen dan oksigen secara bidentat maupun tridentat.
  • Riset senyawa antioksidan berbasis fenol, karena gugus hidroksil bebas pada cincin aromatik memberikan kemampuan menangkap radikal yang dapat diukur dengan uji standar.
  • Pengembangan kandidat senyawa bioaktif, sebab kerangka hidrazida aromatik merupakan motif yang sering muncul pada berbagai penelitian kimia medisinal dan penapisan aktivitas biologis.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 5351-23-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g dan 100 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan

Simpan senyawa hidrazida ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk dan kering, jauh dari kelembapan serta sumber panas. Gugus hidrazida bersifat reduktor sehingga harus dijauhkan dari oksidator kuat, asam pekat, dan senyawa karbonil agar tidak terjadi reaksi yang tidak dikehendaki selama penyimpanan. Lakukan penimbangan di lemari asam atau area berventilasi baik dan hindari menghirup serbuk halusnya. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, masker, dan jas laboratorium. Bersihkan tumpahan dengan lap penyerap kering, hindari penyapuan yang menerbangkan debu, lalu buang limbahnya sesuai prosedur pengelolaan limbah kimia laboratorium.

  • Suzana dkk. (2023). Synthesis of 2-hydroxybenzohydrazide derivatives with microwave irradiation and activity against Escherichia coli. Pharmacy Education doi:10.46542/pe.2023.234.279283
  • Suzana dkk. (2019). Synthesis, docking molecule study and antibacterial activity of N’-(4-Fluorobenzylidene)-4- hydroxybenzohydrazide and N’-(4-Fluorobenzylidene)-4-hydroxybenzohydrazide). Journal of Physics: Conference Series doi:10.1088/1742-6596/1146/1/012018
  • Antonijević dkk. (2022). Radical Scavenging Activity and Pharmacokinetic Properties of Coumarin–Hydroxybenzohydrazide Hybrids. International Journal of Molecular Sciences doi:10.3390/ijms23010490

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.