3,7-Dibromo-10-hexylphenothiazine adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah terutama dalam bidang kimia material dan ilmu material. Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam pembuatan material semikonduktor organik, termasuk dalam pengembangan perangkat optoelektronik seperti LED dan sel surya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa lain yang memiliki sifat elektronik unik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, menjadikannya pilihan yang ideal untuk penelitian yang membutuhkan presisi tinggi. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan modifikasi kimia yang fleksibel, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai aplikasi. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian di bidang teknologi material dan energi terbarukan. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan material baru yang memiliki potensi aplikasi industri. Karena sifatnya yang unik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan inovasi di bidang teknologi dan lingkungan.
- Penelitian material semikonduktor organik untuk pengembangan perangkat elektronik
- Sintesis senyawa kimia dengan sifat optik dan elektronik yang spesifik
- Pengembangan material untuk sel surya berbasis organik
- Penelitian tentang sifat elektronik dan struktur molekul kompleks
- Uji kinerja material dalam lingkungan tertentu untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 312924-93-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penanganannya harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Wadah harus ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Dalam laboratorium, senyawa ini harus dikelola sesuai dengan protokol keselamatan kimia yang berlaku untuk meminimalkan risiko.
—
