10-Phenylphenothiazine dari TCI adalah senyawa organik turunan fenotiazin yang memiliki gugus fenil pada atom nitrogen. Di laboratorium kimia modern, senyawa ini dikenal sebagai fotokatalis organik bebas logam yang mampu menyerap cahaya dan kemudian mentransfer elektron ke substrat. Peranannya menonjol dalam bidang fotoredoks, di mana reaksi kimia digerakkan oleh cahaya dalam kondisi yang relatif lunak. Senyawa ini menjadi alternatif menarik bagi fotokatalis berbasis logam transisi seperti kompleks iridium atau rutenium yang umumnya lebih mahal dan meninggalkan residu logam.
Keunggulan utama 10-fenilfenotiazin adalah keadaan tereksitasinya yang bersifat pereduksi kuat, sehingga dapat mereduksi substrat yang sulit direduksi, misalnya alkil atau aril halida tertentu. Sifat ini dimanfaatkan secara luas dalam polimerisasi radikal transfer atom yang dipicu cahaya tanpa logam (metal-free photo-ATRP), menghasilkan polimer yang bebas kontaminasi logam. Sebagai molekul organik kecil, senyawa ini juga mudah dimodifikasi strukturnya, sehingga sering dijadikan kerangka dasar dalam studi perancangan fotokatalis baru dengan sifat redoks yang disesuaikan.
Di Indonesia, minat terhadap kimia hijau dan sintesis berbasis cahaya terus berkembang di universitas maupun lembaga riset. 10-Fenilfenotiazin cocok untuk kelompok riset sintesis organik, kimia polimer, dan kimia material yang ingin mengeksplorasi reaksi fotokatalitik dengan sumber cahaya LED sederhana. Kemasan 1 g dan 5 g memadai untuk penelitian skala miligram hingga gram, termasuk optimasi kondisi reaksi dan studi mekanistik untuk publikasi ilmiah.
- Polimerisasi ATRP fotokatalitik bebas logam: keadaan tereksitasinya yang sangat pereduksi mampu mengaktifkan inisiator alkil halida, menghasilkan polimer terkendali tanpa residu logam transisi.
- Reaksi dehalogenasi reduktif: senyawa ini dapat mentransfer elektron ke aril atau alkil halida di bawah cahaya, memungkinkan pemutusan ikatan karbon–halogen dalam kondisi lunak.
- Studi mekanisme fotoredoks: struktur fenotiazin yang telah banyak dikaji menjadikannya model yang baik untuk mempelajari transfer elektron fotoinduksi menggunakan spektroskopi dan elektrokimia.
- Pengembangan fotokatalis organik baru: kerangka 10-fenilfenotiazin mudah dimodifikasi sehingga cocok sebagai senyawa induk dalam perancangan katalis dengan potensial redoks yang disesuaikan.
- Sintesis polimer untuk aplikasi elektronik dan biomedis: ketiadaan logam pada sistem katalisis ini penting ketika produk polimer harus bebas kontaminan logam untuk aplikasi sensitif.
| Merek | TCI (kode produk P2470) |
|---|---|
| Nomor CAS | 7152-42-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Photocatalysts [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan terlindung dari cahaya, dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering sesuai label |
Karena berfungsi sebagai fotokatalis, 10-fenilfenotiazin sebaiknya disimpan dalam wadah gelap atau botol amber yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, panas, dan bahan pengoksidasi kuat. Simpan di tempat sejuk dan kering sesuai petunjuk label. Saat menimbang dan menyiapkan larutan, gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta bekerja di lemari asam. Untuk reaksi yang sensitif oksigen, siapkan larutan di bawah atmosfer inert. Baca SDS sebelum penggunaan pertama.
- Yu dkk. (2023). Metal-free DNA sensor based on 10-phenylphenothiazine photo-ATRP signal amplification. Microchemical Journal doi:10.1016/j.microc.2023.108816
- Kikushima dkk. (2021). Nucleophilic Aromatic Substitution of Polyfluoroarene to Access Highly Functionalized 10-Phenylphenothiazine Derivatives. Molecules doi:10.3390/molecules26051365
- Tagami dkk. (2024). 10-Phenylphenothiazine-Organophotocatalyzed Bromo-Perfluoroalkylation of Unactivated Olefins. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/acs.joc.4c00470
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
