2,6-Diphenylphenol adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam bidang kimia organik sebagai komponen utama dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang membantu dalam pembentukan struktur molekuler tertentu.
2,6-Diphenylphenol memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga memudahkan proses sintesis dan reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, membuatnya mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kestabilan kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian di berbagai bidang seperti farmasi, kimia organik, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk pengembangan senyawa baru dan studi struktur molekuler.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan aktif farmasi dalam penelitian kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi substitusi
- Penelitian struktur molekuler untuk aplikasi material inovatif
- Penggunaan dalam proses pengembangan senyawa antioksidan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2432-11-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,6-Diphenylphenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Hindari paparan sinar langsung dan jauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif. Gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya saat menangani bahan ini untuk memastikan keselamatan di laboratorium.
- Marini dkk. (2010). An anionic chromogenic chemosensor based on 4–(4–nitrobenzylideneamine)–2,6–diphenylphenol for selective detection of cyanide in acetonitrile–water mixtures. Arkivoc doi:10.3998/ark.5550190.0011.b13
- Gao dkk. (2022). Electrochemical Versus Chemical Oxidation of 2,6-Diphenylphenol. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2022-01552326mtgabs
- Gao dkk. (2021). Electrochemical Oxidation of Diphenylphenol Towards Formation of New C-C Bonds. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2021-02541945mtgabs
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
