2-Phenylphenol Sodium Salt Tetrahydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa organik lainnya. Sebagai garam natrium dari 2-phenylphenol, senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai reaktan atau katalis dalam reaksi tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik. Sifat fisik dan kimia yang konsisten membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen kimia. Ketersediaannya dalam bentuk tetrahydrate juga memudahkan dalam penggunaan dan penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia dan pembuatan senyawa sintetis. Karena sifatnya yang stabil dan aplikasi yang luas, bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset.
- Sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks karena sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik.
- Digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu.
- Cocok untuk eksperimen kimia analitik dalam penentuan struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi.
- Berperan dalam pembuatan senyawa intermediet yang digunakan dalam produksi obat dan bahan kimia industri.
- Dapat dimanfaatkan dalam penelitian tentang sifat antioksidan dan aktivitas biologis senyawa organik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6152-33-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap sinar matahari atau panas berlebihan. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- DAVOREN (2004). Ecotoxicological evaluation of the biocidal agents sodium o-phenylphenol, sodium o-benzyl-p-chlorophenol, and sodium p-tertiary amylphenol. Ecotoxicology and Environmental Safety doi:10.1016/s0147-6513(04)00058-2
- Davoren dkk. (2005). Ecotoxicological evaluation of the biocidal agents sodium o-phenylphenol, sodium o-benzyl-p-chlorophenol, and sodium p-tertiary amylphenol. Ecotoxicology and Environmental Safety doi:10.1016/j.ecoenv.2004.04.004
- Davoren dkk. (2006). In vitro cytotoxicity assessment of the biocidal agents sodium o-phenylphenol, sodium o-benzyl-p-chlorophenol, and sodium p-tertiary amylphenol using established fish cell lines. Toxicology in Vitro doi:10.1016/j.tiv.2006.03.005
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

