4-Phenylphenol adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur fenol yang terikat pada rantai aromatik, sehingga memberikan sifat reaktivitas yang tinggi. Dalam laboratorium, 4-Phenylphenol sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis atau sifat kimia tertentu. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi.
4-Phenylphenol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karakteristik ini membuatnya mudah bereaksi dengan senyawa lain yang memiliki sifat basa atau asam. Dalam proses sintesis, senyawa ini sering digunakan karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai donor hidroksil dalam reaksi tertentu. Keberagaman aplikasinya menjadikannya sebagai bahan yang sangat diminati dalam berbagai bidang ilmu kimia.
Di laboratorium Indonesia, 4-Phenylphenol digunakan dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis, pengembangan obat, serta penelitian tentang sifat kimia senyawa kompleks. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi, senyawa ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik sebagai bahan baku utama
- Cocok untuk reaksi substitusi pada posisi hidroksil
- Dapat berfungsi sebagai donor hidroksil dalam reaksi kimia tertentu
- Berguna dalam pengembangan senyawa aktif biologis
- Dapat digunakan dalam penelitian farmasi untuk sintesis obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 92-69-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Phenylphenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan dan udara. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus memperhatikan keamanan laboratorium dengan menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan yang hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Wei dkk. (2015). Determination of o-phenylphenol and p-phenylphenol in aqueous samples using magnetic nanoparticles modified with cetyltrimethylammonium bromide by HPLC-FLD. Analytical Methods doi:10.1039/c5ay00787a
- Verevkin (1998). Thermochemistry of phenols: experimental standard molar enthalpies of formation of 2-phenylphenol, 4-phenylphenol, 2,6-diphenylphenol, and 2,2′- and 4,4′-dihydroxybiphenyl. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1006/jcht.1997.0316
- Bae dkk. (1991). Synthesis and antibacterial activities of 4-hydroxy-o-phenylphenol and 3,6-diallyl-4-hydroxy-o-phenylphenol against a cariogenic bacteriumStreptococcus mutans OMZ 176. Archives of Pharmacal Research doi:10.1007/bf02857812
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



