(S)-2,4-Diphenyl-4,5-dihydrooxazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk memperoleh produk dengan struktur chiral yang spesifik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam reaksi kimia yang memerlukan katalis chiral untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reagen atau katalis yang membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses sintesis kompleks.
Karakteristik utama dari (S)-2,4-Diphenyl-4,5-dihydrooxazole adalah struktur molekulnya yang chiral dan kemampuannya untuk berinteraksi secara spesifik dengan reaktan lainnya. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi asimetris yang membutuhkan kontrol ketat terhadap produk akhir. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang umum, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif biologis. Peneliti lokal sering memanfaatkan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas tertentu, seperti obat atau bahan kimia industri. Ketersediaannya melalui distributor seperti AMI Scientific memudahkan akses untuk peneliti dan institusi pendidikan.
- Sintesis senyawa chiral untuk pengembangan obat dengan efek spesifik
- Reaksi asimetris dalam produksi bahan kimia industri yang memerlukan struktur spesifik
- Penelitian farmakologi untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tinggi
- Pengembangan bahan kimia dengan sifat tertentu melalui proses sintesis yang terkontrol
- Pemrosesan reaksi kimia yang membutuhkan katalis chiral untuk meningkatkan efisiensi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 475571-19-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Catalysts, Chiral Ligands, Chiral Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Penggunaan dan penyimpanan harus dilakukan di area laboratorium yang terkontrol dan sesuai dengan protokol keselamatan kimia.
—
