Diazoxide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia untuk mempelajari mekanisme kerja obat serta efeknya terhadap tubuh. Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen yang berkaitan dengan regulasi gula dalam darah dan aktivitas enzim tertentu. Sebagai reagen farmakologi, diazoxide memiliki peran penting dalam pengembangan obat yang menargetkan sistem endokrin dan metabolisme.
Diazoxide memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi eksperimental. Senyawa ini juga memiliki keunggulan dalam ketersediaan dan kemurnian yang memadai untuk keperluan penelitian ilmiah. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, diazoxide menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam laboratorium yang memenuhi standar keamanan.
Di laboratorium di Indonesia, diazoxide sering digunakan dalam penelitian terkait diabetes, metabolisme karbohidrat, dan pengujian efek farmakologis pada sel dan jaringan. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada pengembangan obat baru dan pemahaman mekanisme penyakit.
- Penelitian tentang regulasi gula dalam darah untuk pengembangan obat diabetes
- Uji efek farmakologis pada sel endokrin untuk memahami mekanisme penyakit
- Eksperimen biokimia untuk mengevaluasi aktivitas enzim tertentu
- Pengujian toksikologi untuk menilai dampak jangka panjang bahan kimia
- Penelitian tentang pengaruh obat pada sistem saraf dan metabolisme tubuh
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 364-98-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Diazoxide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Simpan di suhu kamar dan hindari paparan udara berlebihan. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menjaga keamanan dan kualitas eksperimen.
- (2017). Diazoxide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-017-25085-6
- (2019). Diazoxide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-019-63988-7
- (2018). Diazoxide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-018-46472-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


