2,5-Dihydroxyterephthalaldehyde (DHTPA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang memungkinkan reaksi kimia yang beragam, sehingga sering digunakan dalam penelitian kimia organik. DHTPA berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Di laboratorium, senyawa ini sering dipakai untuk menghasilkan senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
DHTPA memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun masih sangat responsif terhadap reaksi kimia tertentu. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memungkinkan pembentukan ikatan baru dengan berbagai reaktan lain. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan reaktivitas tinggi. Selain itu, DHTPA juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses sintesis dan isolasi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, DHTPA sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dari proses pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang medis dan teknologi. Ketersediaannya di pasar lokal membantu peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka secara efisien.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan material polimer dengan sifat khusus seperti konduktivitas atau kekuatan mekanik
- Reaksi kimia dalam penelitian tentang struktur molekul kompleks
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang senyawa yang memiliki aktivitas biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1951-36-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan cahaya langsung. Karena bersifat kimia aktif, penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi. Penanganan yang tepat akan memastikan kualitas bahan tetap terjaga dan meminimalkan risiko kecelakaan.
- Ji dkk. (2024). Studies on the SYNTHETIC Method of 2,5-Dihydroxyterephthalaldehyde. Academic Journal of Science and Technology doi:10.54097/pgb2qm78
- Krishnan dkk. (2000). Synthesis, characterization and catalytic activity of polynuclear manganese complexes of 2,5-dihydroxyterephthalaldehyde for epoxidation of olefins with H2O2. Journal of Molecular Catalysis A: Chemical doi:10.1016/s1381-1169(99)00435-5
- BORISENKO dkk. (1997). ChemInform Abstract: Intramolecular Hydrogen Bonding and Molecular Structure of 2,5‐ Dihydroxyterephthalaldehyde (I) and 4,6‐Dihydroxyisophthalaldehyde (II) : A Gas‐Phase Electron Diffraction and ab initio Molecular Orbital Study.. ChemInform doi:10.1002/chin.199714040
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
