Mesityleneruthenium(II) Chloride Dimer (TCI D5524) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi katalitik, khususnya dalam aktivasi C-H. Bahan ini termasuk dalam kategori katalis dan kimia inorganik, dan sering digunakan dalam penelitian senyawa kompleks logam transisi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai katalis yang efektif dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk mempercepat reaksi kimia, senyawa ini sangat berguna dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia baru.
Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan interaksi kuat dengan substrat, sehingga meningkatkan efisiensi reaksi. Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai katalis dalam kondisi suhu dan tekanan yang relatif rendah. Selain itu, senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu dan mudah disimpan, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai eksperimen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik dan inorganik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Karena kebutuhan akan bahan katalis berkualitas tinggi, senyawa ini sering dipilih untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan konsistensi hasil.
- Reaksi aktivasi C-H untuk sintesis senyawa kompleks
- Katalis dalam reaksi oksidasi dan reduksi kimia
- Penelitian tentang reaktivitas logam transisi dalam kimia inorganik
- Pengembangan bahan kimia baru dengan sifat spesifik
- Eksperimen katalitik untuk meningkatkan efisiensi reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 52462-31-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > C-H Activation [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang reaktif, penanganannya harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Selain itu, senyawa ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau reduktif.
—
