N-(2,3-Dioleoyloxy)propyl-N,N,N-trimethylammonium Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang material dan polimer. Bahan ini berperan sebagai pengikat atau agen pembentuk membran dalam sistem polimer. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memodifikasi sifat permukaan bahan polimer, meningkatkan stabilitas dan keterikatan molekul. Karena sifatnya yang kationik, senyawa ini juga berperan dalam pembentukan struktur membran lipidik yang kompleks.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, terdiri dari rantai lemak (oleat) yang terikat pada gugus kationik trimethylammonium. Struktur ini memberikan sifat hidrofobik dan hidrofilik yang seimbang, memungkinkan senyawa ini berinteraksi dengan berbagai jenis bahan. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi dalam penelitian nanomaterial dan sistem pelapisan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang material, kimia, dan biomedis. Banyak institusi riset dan universitas menggunakan bahan ini untuk pengembangan produk baru, seperti pelapisan biokompatibel atau sistem penghantaran obat. Karena ketersediaannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian lokal.
- Pengembangan membran lipidik untuk sistem penghantaran obat
- Modifikasi permukaan polimer untuk meningkatkan sifat hidrofobik
- Penelitian tentang sifat interaksi antar molekul dalam sistem polimer
- Pembuatan bahan pelapis biokompatibel untuk aplikasi medis
- Penelitian tentang struktur dan sifat material nanoskala
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 132172-61-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives |
| Ukuran kemasan | 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kedap udara, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan bebas dari kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
