Sodium Myristate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik dan formulasi produk kimia. Sebagai garam dari asam miristat, senyawa ini memiliki sifat surfaktan yang memungkinkan pengemulsi dan penurunan tegangan permukaan. Dalam laboratorium, Sodium Myristate sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia, terutama dalam pembuatan ester, sabun, dan produk kosmetik. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terdegradasi, senyawa ini menjadi pilihan yang populer dalam berbagai eksperimen kimia.
Sodium Myristate memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan rantai hidrokarbon yang panjang, sehingga memberikan sifat hidrofobik dan lipofilik. Sifat ini membuatnya sangat efektif dalam meningkatkan keterlarutan dan stabilitas senyawa lain dalam larutan. Selain itu, senyawa ini tidak beracun dalam dosis yang wajar dan relatif mudah dalam penggunaannya, sehingga cocok untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang aman dan praktis.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Sodium Myristate sering digunakan dalam penelitian kimia dan industri farmasi. Banyak institusi penelitian dan perusahaan farmasi lokal memanfaatkan senyawa ini untuk pengembangan produk kosmetik, obat-obatan, dan bahan bantu dalam proses sintesis. Karena ketersediaan yang cukup dan kehandalannya, Sodium Myristate menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai laboratorium di Indonesia.
- Pengembangan produk kosmetik karena kemampuannya sebagai surfaktan dan emulsifier.
- Sintesis senyawa ester dalam reaksi kimia organik untuk produksi bahan aktif farmasi.
- Formulasi sabun dan deterjen karena kemampuannya mengemulsikan minyak dan air.
- Penelitian tentang sifat hidrofobik dan lipofilik dalam studi interaksi molekuler.
- Pengujian stabilitas dan keterlarutan senyawa dalam berbagai medium kimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 822-12-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Sodium Myristate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Jangan menyimpan bersama bahan kimia yang bersifat asam atau basa untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Polat dkk. (2019). Precipitation, characterization, and kinetic modeling of calcium carbonate prepared using sodium myristate. Chemical Engineering Communications doi:10.1080/00986445.2019.1668784
- McClellan dkk. (2005). Mechanisms of Competitive Adsorption of Albumin and Sodium Myristate at the Silicon Oxide/Aqueous Interface. Langmuir doi:10.1021/la050579k
- McClellan dkk. (2003). Exclusion of bovine serum albumin from the air/water interface by sodium myristate. Colloids and Surfaces B: Biointerfaces doi:10.1016/s0927-7765(03)00021-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
