Isobutyl Myristate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang khas, yaitu rantai hidrokarbon yang panjang dan gugus ester, yang membuatnya sangat cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan penggunaan ester sebagai bahan baku. Dalam laboratorium, Isobutyl Myristate sering digunakan sebagai pelarut atau sebagai bahan bantu dalam proses formulasi produk kimia.
Isobutyl Myristate memiliki sifat non-polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Karakteristik ini membuatnya ideal untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan pelarut non-polar atau sebagai bahan bantu dalam pembuatan campuran kimia. Selain itu, bahan ini juga stabil dalam kondisi normal dan tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Isobutyl Myristate sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama di bidang sintesis senyawa organik, formulasi kosmetik, dan pengembangan bahan kimia industri. Bahan ini juga menjadi pilihan bagi peneliti yang membutuhkan pelarut yang stabil dan tidak reaktif.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 13
- Sintesis senyawa organik sebagai bahan baku dalam reaksi esterifikasi
- Penggunaan sebagai pelarut dalam proses formulasi bahan kimia
- Pemrosesan bahan baku untuk pembuatan produk kosmetik dan farmasi
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa ester
- Pengujian keterlarutan senyawa dalam berbagai pelarut organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25263-97-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Isobutyl Myristate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat non-polar dan kemungkinan reaksi dengan bahan kimia tertentu, bahan ini harus disimpan terpisah dari bahan-bahan yang bersifat reaktif atau korosif. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia adalah pilihan yang ideal. Dalam penanganan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
