Ethyl Myristate (TCI M0479) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik dan pembuatan bahan kimia tertentu. Bahan ini merupakan ester dari asam miristat dan etanol, dan memiliki struktur molekuler yang stabil. Dalam laboratorium, Ethyl Myristate sering diaplikasikan sebagai bahan baku untuk reaksi esterifikasi, sintesis senyawa kompleks, serta dalam formulasi produk kimia industri.
Ethyl Myristate memiliki sifat kimia yang netral dan tidak reaktif terhadap kebanyakan bahan kimia umum. Karena sifat ini, bahan ini cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang membutuhkan kestabilan kimia. Selain itu, Ethyl Myristate memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl Myristate digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang terjamin. Penggunaannya juga didukung oleh kebijakan pengelolaan bahan kimia yang ketat di lingkungan laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan baku reaksi esterifikasi
- Penggunaan dalam formulasi bahan kimia industri seperti pelumas dan bahan pelembut
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia ester dalam lingkungan laboratorium
- Pembuatan produk kosmetik dan farmasi sebagai bahan aktif atau bahan tambahan
- Eksperimen kimia untuk studi reaktivitas dan stabilitas senyawa ester
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 124-06-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethyl Myristate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terkontrol. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.
- Habrioux dkk. (2016). Viscosities of Fatty Acid Methyl and Ethyl Esters under High Pressure: Methyl Myristate and Ethyl Myristate. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.5b00612
- Sharma dkk. (2025). Blending of a Wine Congener (Ethyl Lactate) with Some Fatty Acid Ethyl Esters (Ethyl Caprate, Ethyl Laurate, and Ethyl Myristate): Volumetric, Transport, and Acoustic Approach. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.4c00467
- Robustillo dkk. (2014). Solid–liquid equilibrium in ternary mixtures of ethyl laurate, ethyl palmitate and ethyl myristate. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2013.10.024
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
