Methyl Myristate (MC 124-10-7) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Sebagai ester dari asam miristat dan metanol, senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan sifat non-polar yang membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi dalam laboratorium. Dalam penelitian biokimia, Methyl Myristate sering digunakan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa lain atau sebagai komponen dalam formulasi produk farmasi dan kosmetik.
Methyl Myristate memiliki sifat kimia yang sangat stabil, tidak mudah terurai, dan memiliki titik didih yang tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam eksperimen laboratorium. Karena sifat non-polarnya, senyawa ini juga mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan heksana. Sifat ini memperluas aplikasinya dalam penelitian yang melibatkan interaksi antar molekul atau sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, Methyl Myristate digunakan dalam berbagai penelitian terkait biokimia, farmasi, dan kosmetik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memenuhi kebutuhan eksperimen yang memerlukan bahan bantu kimia stabil dan konsisten. Ketersediaan produk ini memudahkan peneliti dalam mengakses bahan kimia berkualitas yang diperlukan untuk eksperimen ilmiah yang akurat dan dapat diulang.
- Dalam sintesis senyawa biokimia, Methyl Myristate digunakan sebagai bahan bantu untuk mempercepat reaksi kimia.
- Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian tentang struktur lipid dan interaksi molekuler dalam membran sel.
- Methyl Myristate menjadi komponen penting dalam formulasi produk kosmetik seperti pelembap dan krim.
- Dalam analisis kimia, senyawa ini digunakan sebagai standar untuk kalibrasi alat seperti kromatografi.
- Methyl Myristate juga digunakan dalam pengembangan obat untuk meningkatkan kelarutan dan stabilitas senyawa aktif.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 124-10-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Methyl Myristate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia yang kedap udara. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Karena sifat non-polar dan mudah menguap, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
- Hernández dkk. (2021). Modeling of the Interfacial Behavior of Carbon Dioxide + Methyl Myristate, Carbon Dioxide + Palmitate, and Carbon Dioxide + Methyl Myristate + Methyl Palmitate Mixtures Using CPA-EOS and Gradient Theory. International Journal of Thermophysics doi:10.1007/s10765-020-02788-4
- Lockemann (1994). Interfacial tensions of the binary systems carbon dioxide-oleic acid, carbon dioxide-methyl myristate, and carbon dioxide-methyl palmitate and of the ternary system carbon dioxide-methyl myristate-methyl palmitate at high pressures. Chemical Engineering and Processing: Process Intensification doi:10.1016/0255-2701(94)01000-5
- Lockemann (1994). High-pressure phase equilibria and densities of the binary mixtures carbon dioxide—oleic acid, carbon dioxide—methyl myristate, and carbon dioxide—methyl palmitate and of the ternary mixture carbon dioxide—methyl myristate—methyl palmitate. Chemical Engineering and Processing: Process Intensification doi:10.1016/0255-2701(94)90007-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
