Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 143-19-1

Sodium Oleate TCI O0057

Sodium Oleate TCI O0057

Identitas Kimia

No. CAS
143-19-1
PubChem
CID 23665730·SID 87574072
Rumus molekul
C18H33NaO2
Berat molekul
304.4 g/mol
Kemurnian
>97.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
sodium (Z)-octadec-9-enoate
SMILES
CCCCCCCC/C=C\CCCCCCCC(=O)[O-].[Na+]
InChIKey
BCKXLBQYZLBQEK-KVVVOXFISA-M
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sodium Oleate dari TCI dengan kode O0057 adalah garam natrium dari asam oleat, yaitu asam lemak tak jenuh berantai delapan belas karbon. Secara kimia, bahan ini termasuk sabun klasik sekaligus surfaktan anionik yang punya bagian kepala karboksilat yang suka air dan ekor hidrokarbon panjang yang suka minyak. Di laboratorium, Sodium Oleate berperan sebagai pengemulsi, penstabil dispersi, bahan aditif polimer, dan prekursor pembentuk kompleks logam-oleat yang banyak dipakai dalam sintesis material maju.

Bahan ini dipilih karena struktur amfifiliknya menurunkan tegangan antarmuka antara fase air dan fase minyak secara efektif. Ikatan rangkap cis pada rantai oleat menjaga rantai tetap lentur, sehingga lapisan surfaktan yang terbentuk di permukaan partikel lebih mudah menata diri dan menghalangi partikel saling menggumpal. Gugus karboksilatnya bisa berikatan dengan ion logam, sehingga Sodium Oleate berguna sebagai ligan permukaan. Sebagai garam, bahan ini lebih mudah ditimbang dan dilarutkan dalam air daripada asam oleat bebas yang berbentuk cairan kental.

Di Indonesia, Sodium Oleate sering dipakai di laboratorium material dan nanoteknologi perguruan tinggi, pusat riset, serta laboratorium pengembangan produk di industri kosmetik, pelumas, dan pengolahan mineral. Mahasiswa pascasarjana biasanya memakainya untuk membuat nanopartikel oksida besi atau nanokristal lain lewat jalur prekursor logam-oleat. Tim pengembangan formulasi memakainya untuk mengkaji kestabilan emulsi. Pilihan kemasan yang beragam memudahkan laboratorium menyesuaikan jumlah pembelian, baik untuk skala penjajakan maupun untuk kerja rutin.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis nanopartikel magnetik: Sodium Oleate direaksikan dengan garam logam untuk menghasilkan kompleks logam-oleat, prekursor yang lazim dalam dekomposisi termal untuk nanopartikel berukuran seragam.
  • Penstabil emulsi dan dispersi: sifat surfaktan anioniknya menurunkan tegangan antarmuka dan memberi muatan permukaan, sehingga tetesan minyak atau partikel padat tidak cepat bergabung dan mengendap.
  • Aditif polimer dan polimerisasi emulsi: bahan ini dapat berperan sebagai pengemulsi dalam sistem polimerisasi emulsi dan sebagai aditif yang memengaruhi sifat permukaan maupun pemrosesan polimer.
  • Studi flotasi mineral: rantai oleat yang teradsorpsi pada permukaan mineral tertentu membuatnya hidrofobik, sehingga bahan ini sering dipakai sebagai kolektor dalam percobaan flotasi berskala laboratorium.
  • Pengajaran kimia koloid dan surfaktan: sebagai contoh sabun yang jelas strukturnya, Sodium Oleate cocok untuk praktikum konsentrasi misel kritis, pembentukan misel, dan pengukuran tegangan permukaan.

Merek TCI (kode produk O0057)
Nomor CAS 143-19-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik padatan (serbuk); lihat Certificate of Analysis untuk rincian penampilan
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya; ikuti rekomendasi pada label dan SDS

Simpan Sodium Oleate dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di ruang sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari langsung. Ikatan rangkap pada rantai oleat bisa teroksidasi pelan-pelan bila sering terkena udara dan cahaya. Tutup wadah segera setelah menimbang agar bahan tidak menyerap uap air dari udara lembap, yang umum di Indonesia. Pakai jas laboratorium, sarung tangan, dan kacamata pelindung. Hindari menghirup debunya, dan bersihkan tumpahan serbuk dengan cara yang tidak menerbangkan debu. Pelajari SDS sebelum pemakaian pertama.

  • Fang dkk. (2019). Influence of aluminum–sodium silicate on olivine flotation with sodium oleate. Minerals Engineering doi:10.1016/j.mineng.2019.106008
  • Edwards dkk. (1995). Aggregate Structure in Dilute Aqueous Dispersions of Oleic Acid/Sodium Oleate and Oleic Acid/Sodium Oleate/Egg Phosphatidylcholine. Langmuir doi:10.1021/la00007a020
  • Fu (2001). Polymeric Surfactants Based on Oleic Acid— Lamellar Liquid Crystal Polymerization of Sodium Oleate/Water/Hexadecane/4-Allyl-1, 6-Heptadiene-4-ol System And Sodium Oleate/Water/Hexadecane/Pentaerythritol Triarylate System. MRS Proceedings doi:10.1557/proc-635-c4.24

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.