Dapivirine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang farmakologi dan biokimia, terutama dalam studi tentang obat-obatan antiretroviral. Sebagai salah satu derivat dari nevirapine, Dapivirine memiliki aktivitas anti-HIV yang signifikan dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam pengembangan obat baru. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian penyakit menular dan pengembangan terapi farmakologis.
Dapivirine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, dengan kemampuan untuk menghambat replikasi virus HIV melalui mekanisme penghambatan enzim reverse transcriptase. Karena sifatnya yang spesifik dan efektif, senyawa ini dipilih sebagai bahan reagen dalam berbagai eksperimen biokimia. Keberadaannya dalam bentuk padat dan konsentrasi yang tepat memudahkan proses penelitian dan penggunaan dalam skala laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Dapivirine sering digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan produk ini untuk studi terkait pengendalian penyakit HIV/AIDS dan pengembangan obat baru. Produk ini juga menjadi bagian dari program penelitian nasional yang fokus pada kesehatan publik dan inovasi farmasi.
- Dapivirine digunakan dalam uji aktivitas anti-HIV untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru.
- Senyawa ini cocok untuk penelitian tentang mekanisme penghambatan virus di tingkat molekuler.
- Dapivirine digunakan dalam pengembangan obat antiretroviral untuk penelitian farmakologi.
- Bahan ini relevan dalam studi tentang interaksi obat dan efek samping pada sistem biologis.
- Dapivirine sering digunakan dalam eksperimen biokimia untuk analisis aktivitas enzimatik dan reaksi kimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 244767-67-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 25mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, di tempat sejuk dan kering. |
Dapivirine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di lingkungan yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitasnya. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan steril untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko paparan langsung. Penanganan yang tepat akan memastikan keakuratan hasil eksperimen dan keselamatan di laboratorium.
- Derrick dkk. (2014). Characterization of a Dapivirine Impurity Found in Dapivirine Gel Product During Storage. AIDS Research and Human Retroviruses doi:10.1089/aid.2014.5320.abstract
- Akil dkk. (2014). Increased Dapivirine Tissue Accumulation through Vaginal Film Codelivery of Dapivirine and Tenofovir. Molecular Pharmaceutics doi:10.1021/mp4007024
- (2016). Dapivirine vaginal ring reduces HIV infection rates in women. The Pharmaceutical Journal doi:10.1211/pj.2016.20200748
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

