2-(2,6-Dioxopiperidin-3-yl)-5-hydroxyisoindoline-1,3-dione adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan pengembangan obat. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan protein target, sehingga menjadi bahan penting dalam penelitian senyawa penghambat proteolisis. Bahan ini sering digunakan dalam pengembangan senyawa yang dapat mempercepat penghancuran protein yang tidak diinginkan di dalam tubuh.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan berbagai enzim proteolitik. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memungkinkan pengembangan senyawa yang memiliki afinitas tinggi terhadap target protein tertentu. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian terkait pengembangan obat yang bersifat spesifik dan efektif.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan oleh para peneliti farmasi dan ilmuwan kimia untuk mengembangkan obat baru atau memperbaiki efektivitas obat yang sudah ada. Bahan ini juga digunakan dalam penelitian terkait penyakit yang terkait dengan akumulasi protein berlebih di dalam tubuh, seperti penyakit neurodegeneratif.
- Penelitian pengembangan obat untuk penyakit neurodegeneratif karena kemampuannya menghambat proteolisis protein.
- Pengujian senyawa penghambat proteolisis dalam penelitian farmakologi untuk meningkatkan efektivitas terapi.
- Pengembangan senyawa yang bersifat spesifik dan selektif untuk target protein tertentu dalam penelitian farmakologi.
- Penelitian terkait mekanisme kerja senyawa penghambat proteolisis dalam sistem biologis manusia.
- Uji kelayakan senyawa untuk penggunaan dalam terapi yang memanfaatkan proses proteolisis sebagai target.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 64567-60-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat kimia yang kompleks, penanganan harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk mencegah kontaminasi atau reaksi kimia yang tidak diinginkan.
—
