2,4-(or 4,6)-Diethyl-6(or 2)-methylbenzene-1,3-diamine (mixture of isomers) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini memiliki struktur aromatik dengan dua gugus amina yang berada pada posisi 1 dan 3 pada cincin benzena. Bahan ini sering digunakan dalam reaksi kimia untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, terutama dalam bidang organik dan sintesis farmasi. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi bagian penting dalam berbagai eksperimen laboratorium yang memerlukan modifikasi struktur molekul.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai reaktan seperti reagen alkilasi atau reagen pengganti. Karena itu, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Ketersediaan dalam bentuk campuran isomer juga memungkinkan variasi struktur produk akhir, sehingga memberikan fleksibilitas dalam sintesis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan pengembangan senyawa baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis, termasuk senyawa yang memiliki potensi sebagai obat atau bahan baku industri.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pengembangan senyawa aktif biologis untuk penelitian farmasi
- Reaksi alkilasi untuk membangun struktur molekul baru
- Eksperimen kimia yang memerlukan modifikasi gugus amina
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 75389-89-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang reaktif, wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
—
