Naphthalene-2,6-diamine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua gugus amina pada posisi 2 dan 6, sehingga menjadi bahan penting dalam pembentukan senyawa heterosiklik atau senyawa dengan sifat fungsi tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam reaksi substitusi atau reaksi coupling untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis atau sifat kimia tertentu.
Naphthalene-2,6-diamine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan udara dan cahaya. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, di mana kebersihan dan konsistensi hasil sangat penting. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memungkinkan reaksi yang beragam, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, Naphthalene-2,6-diamine digunakan dalam berbagai penelitian, termasuk dalam bidang farmakologi, kimia organik, dan material. Bahan ini menjadi bagian dari proses sintesis senyawa aktif biologis, serta dalam pengembangan bahan kimia baru yang memiliki aplikasi luas dalam industri dan kesehatan.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas antioksidan
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam kimia organik
- Pembuatan bahan kimia untuk aplikasi dalam industri farmasi
- Penelitian tentang struktur molekul dan sifat kimia senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2243-67-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan udara |
Naphthalene-2,6-diamine harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya dan panas. Bahan ini bersifat sensitif terhadap oksidasi, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di ruang yang terkondisi dan terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidatif. Penggunaan masker dan sarung tangan juga dianjurkan untuk meminimalkan risiko paparan langsung.
- Boghaei dkk. (2002). Non-symmetrical tetradentate vanadyl Schiff base complexes derived from 1,2-phenylene diamine and 1,3-naphthalene diamine as catalysts for the oxidation of cyclohexene. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(02)00481-7
- Omidi-Dargahi dkk. (2025). Enhancing electrochemical energy storage performance of graphene oxide with 1,5-naphthalene diamine in supercapacitors application. Synthetic Metals doi:10.1016/j.synthmet.2025.117855
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
