Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 23599-75-9

Dihydrozeatin TCI D6417

Dihydrozeatin TCI D6417

Identitas Kimia

Nama lain
4-[(7H-Purin-6-yl)amino]-2-methylbutan-1-ol
No. CAS
23599-75-9
PubChem
CID 32021
Rumus molekul
C10H15N5O
Berat molekul
221.26 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-methyl-4-(7H-purin-6-ylamino)butan-1-ol
SMILES
CC(CCNC1=NC=NC2=C1NC=N2)CO
InChIKey
XXFACTAYGKKOQB-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00056912
Harga reguler Rp 7.473.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 7.473.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D6417 adalah Dihydrozeatin, salah satu hormon tumbuhan golongan sitokinin alami yang merupakan bentuk tereduksi dari zeatin. Sitokinin berperan penting dalam mengatur pembelahan sel, pembentukan tunas, dan penundaan penuaan daun pada tumbuhan. Di laboratorium, senyawa ini terutama dipakai sebagai zat pengatur tumbuh pada media kultur jaringan tanaman serta sebagai bahan uji pada penelitian biologi molekuler tumbuhan yang mengkaji mekanisme penerimaan dan penghantaran sinyal hormon di dalam sel.

Karakteristik yang membedakan dihidrozeatin dari zeatin adalah rantai sampingnya yang jenuh, tanpa ikatan rangkap. Perbedaan kecil ini membuat molekul lebih tahan terhadap perombakan oleh enzim sitokinin oksidase/dehidrogenase yang di dalam jaringan tumbuhan bertugas menonaktifkan sitokinin. Akibatnya, aktivitas hormon dapat bertahan lebih lama di dalam media maupun jaringan, yang berguna ketika peneliti membutuhkan pemberian sinyal yang stabil sepanjang masa kultur. Sebagai sitokinin alami, senyawa ini juga menjadi pembanding penting saat membandingkan tanggapan tanaman terhadap sitokinin sintetis seperti kinetin atau benziladenin.

Di Indonesia, bahan ini banyak dibutuhkan laboratorium kultur jaringan tanaman di perguruan tinggi, balai penelitian pertanian, serta unit perbanyakan bibit tanaman hortikultura dan perkebunan. Kemasan 50 mg tergolong sesuai karena sitokinin dipakai pada konsentrasi sangat rendah di dalam media, sehingga jumlah kecil sudah mencukupi untuk menyiapkan banyak botol media kultur.

Brosur TCI (PDF)

  • Kultur jaringan tanaman: ditambahkan ke media untuk merangsang pembentukan tunas serta pembelahan sel pada perbanyakan tanaman secara in vitro.
  • Penelitian penghantaran sinyal hormon: dipakai mengkaji cara reseptor sitokinin mengenali dan meneruskan sinyal ke dalam sel tumbuhan.
  • Studi penuaan daun: diterapkan pada percobaan terkendali untuk mengamati kemampuan sitokinin menunda proses penuaan jaringan daun terpotong.
  • Perbandingan aktivitas sitokinin: berperan sebagai pembanding alami ketika menilai potensi sitokinin sintetis pada uji hayati tanaman terstandar.
  • Riset metabolisme sitokinin: dimanfaatkan mempelajari kerja enzim sitokinin oksidase serta jalur penonaktifan hormon di dalam jaringan tumbuhan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D6417
Nomor CAS 23599-75-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Molecular Biology > Plant Biotechnology
Ukuran kemasan 50 mg
Bentuk fisik padatan; rincian tampilan per lot mengacu pada lembar data produk
Penyimpanan dingin dan kering, terlindung cahaya, sesuai anjuran pada label kemasan

Simpan pada kondisi dingin, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran label, dalam wadah asli yang tertutup rapat. Sebelum dibuka, biarkan wadah mencapai suhu ruang agar uap air tidak mengembun di dalamnya. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam jumlah kecil, dibagi menjadi beberapa alikuot, lalu disimpan beku untuk menghindari siklus beku-cair berulang yang dapat menurunkan mutu. Gunakan alat timbang dengan ketelitian memadai karena bahan dipakai dalam jumlah sangat sedikit. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja dengan teknik aseptis saat menyiapkan media.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.